JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal menyatakan pihaknya berikrar menjaga Presiden Prabowo Subianto, bukan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hal tersebut didasari alasan bahwa Prabowo menjadi pihak yang diserang dalam sejumlah peristiwa beberapa waktu terakhir.
"Karena yang diserang ini Pak Prabowo. Masa kita membela yang tidak diserang? Ini yang diserang Pak Prabowo, presiden simbolnya. Itu alasannya," ujar Said saat ditemui dalam acara Ikrar Jaga Presiden di Plaza Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (7/11/2026).
Lebih lanjut, Said menyerukan kepada kaum buruh di seluruh Indonesia, untuk menjaga persatuan demi menjaga Presiden Prabowo. Menurutnya, Prabowo terpilih secara sah dan konstitusional melalui proses demokrasi.
Said juga meminta seluruh pihak menghindari kekerasan, fitnah, serta narasi yang berpotensi mengadu domba bangsa. Ia menilai Indonesia harus menjaga persatuan dan kekuatan dalam menghadapi persaingan dengan negara lain.
"Oleh karena itu, pada hari ini akan dibacakan ikrar buruh Indonesia menyikapi apa yang terjadi pada hari ini," pungkasnya.
(Awaludin)





Komentar (0)