VIVA - Tiga atlet muda PB Djarum mencatatkan prestasi membanggakan di panggung bulutangkis dunia. Radithya Bayu Wardhana, Muhammad Luthfi Habibi, dan Dian Ramadhani Mukti sukses mempersembahkan medali emas untuk Indonesia pada ajang BWF World Junior Championships 2026.
Atas pencapaian tersebut, Bakti Olahraga Djarum Foundation memberikan apresiasi berupa bonus dengan total Rp200 juta kepada ketiga atlet beserta tim kepelatihan yang turut berperan dalam keberhasilan mereka.
Pemberian penghargaan berlangsung di Super Soccer Arena, Sabtu (7/11/2026). Apresiasi ini menjadi bentuk penghargaan atas perjuangan para atlet dalam mengharumkan nama Indonesia di kejuaraan dunia junior.
Radithya menjadi salah satu sorotan setelah meraih gelar juara tunggal putra pada nomor individu atau Eye Level Cup. Dia memastikan medali emas setelah memenangi final sesama wakil Indonesia atau All Indonesian Final melawan Fardhan Rainanda Joe.
Pertandingan berlangsung ketat hingga tiga gim. Radithya akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 15-9, 11-15, 15-8.
Prestasi tak kalah membanggakan ditorehkan pasangan ganda campuran Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti. Mereka berhasil menaklukkan wakil China, Feng Yi Lang/Li Meng Han, melalui pertarungan tiga gim dengan skor 17-15, 8-15, 16-14.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, mengapresiasi perjuangan ketiga atlet yang berhasil membawa pulang gelar juara dunia junior. Dia berharap pencapaian tersebut menjadi modal penting bagi mereka untuk terus berkembang sebelum menembus persaingan di level senior.
"Selamat kepada para atlet PB Djarum yang telah membuktikan diri di panggung dunia. Saya berharap, gelar juara ini dapat menjadi pelecut motivasi para atlet junior untuk dapat mencetak prestasi lebih tinggi lagi dan juga menjadi modal penting terutama ketika nanti melangkah ke jenjang senior, karena di level senior persaingan menjadi yang terbaik di dunia akan semakin ketat," tutur Yoppy.
Menurut Yoppy, keberhasilan ini sekaligus memperkuat komitmen PB Djarum dalam membangun regenerasi atlet bulutangkis Indonesia. Menariknya, dua dari tiga atlet yang meraih gelar juara dunia tersebut merupakan lulusan Audisi Umum PB Djarum.






Komentar (0)