Pertamina Siapkan UMKM Sumbagsel Hadapi Tantangan Bisnis melalui UMK Academy 2026

kompas.tv
5 jam lalu
Cover Berita
Sesi diskusi bersama para pelaku UMKM yang menjadi bagian dari UMK Academy 2026 (Sumber: Dok. Pertamina Patra Niaga)

KOMPAS.TV - Pengelolaan keuangan yang tepat dan kemampuan membangun kerja sama menjadi bekal penting bagi UMKM untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Memahami kebutuhan tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menyelenggarakan UMK Academy 2026 bertema Financial Management & B2B Collaboration pada Kamis (29/10), secara hybrid di Kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Palembang.

Kegiatan yang diikuti 131 peserta UMKM mitra binaan tersebut menghadirkan dua materi utama, yakni Perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) dan Manajemen Keuangan bersama Qoriatul Hayati, pemilik UMKM Lampung Ethnica, serta Rantai Pasok Kolaboratif untuk Business to Business (B2B) bersama Elpha Denina, pemilik UMKM Telaga Rizqi. Pada sesi pembukaan, sekitar 100 peserta telah bergabung secara langsung maupun daring.

Baca Juga: Pertamina dan DPRD Perkuat Pengawasan BBM di Pulau Bangka

Kegiatan dibuka oleh Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi. Dalam sambutannya, Rusminto menyampaikan bahwa pengelolaan keuangan dan kemampuan membangun kolaborasi menjadi bekal penting bagi UMKM untuk menjaga keberlangsungan usaha dan meningkatkan daya saing.

“UMKM tidak cukup hanya memiliki produk yang baik, tetapi juga perlu memahami kondisi keuangan dan membangun kerja sama bisnis. Melalui UMK Academy, Pertamina menghadirkan ruang belajar agar pelaku usaha dapat mengambil keputusan dengan lebih tepat, memperkuat daya saing, dan memanfaatkan peluang pengembangan usaha,” ujar Rusminto.

Narasumber memberikan pengalaman dan pengetahuan selama UMK Academy 2026 (Sumber: Dok. Pertamina Patra Niaga)

Materi pertama disampaikan Elpha Denina, pemilik Telaga Rizqi yang telah menjalankan usaha sejak 2017. Ia membahas rantai pasok kolaboratif untuk B2B, termasuk pentingnya membangun hubungan dengan pemasok dan mitra bisnis, menjaga kualitas produk, serta menciptakan kerja sama yang saling menguntungkan.

Selanjutnya, Qoriatul Hayati, pemilik Lampung Ethnica yang berdiri sejak 2018 dan memperkenalkan kain khas Lampung melalui berbagai produknya, membagikan materi perhitungan HPP dan manajemen keuangan. 

Pembahasan mencakup cara menghitung biaya produksi, menentukan harga jual, hingga memisahkan keuangan pribadi dan usaha agar kondisi bisnis dapat dikelola dengan lebih baik.Salah satu peserta, Kartika, pemilik UMKM Pempek Syamil, mengaku mendapatkan wawasan yang relevan dengan kebutuhan usahanya sehari-hari.

Baca Juga: Semangat Sumpah Pemuda, PLN UID S2JB Dorong Anak Muda Angkat Cerita Lokal Jambi

“Materinya sangat bermanfaat, terutama dalam membantu kami memahami perhitungan biaya produksi dan pengelolaan keuangan. Selama ini, kami sering berfokus pada produksi dan penjualan, padahal pencatatan keuangan juga penting agar usaha berkembang lebih terarah. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga bisa belajar dari pengalaman sesama pelaku UMKM,” ungkap Kartika.

UMK Academy merupakan bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel dalam meningkatkan kapasitas UMKM binaan agar semakin tangguh, kompetitif, dan berkelanjutan. Upaya tersebut sejalan dengan Asta Cita poin 3, yaitu peningkatan lapangan kerja berkualitas, pengembangan kewirausahaan, dan penguatan industri kreatif, serta mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Tujuan 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dan Tujuan 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Adv Team Editor : Anindhita-Maulizeira

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Pertamina Patra Niaga
  • Sumbagsel
  • UMK Academy
  • Advertorial
  • Pertamina
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ortu Keji Pembunuh Bayi di Toilet Jaksel Saling Tuduh soal Bungkus Jasad
• 11 jam lalu
0
thumb
Suyudi dan Ujian Reformasi Polri: Kegagalan Operasi atau Sabotase Internal?
• 9 jam lalu
0
thumb
Emas Antam Naik Rp5.000 Hari Ini, Segini Harga Terbaru Per 1 Gram
• 13 jam lalu
0
thumb
Prof Denny Indrayana Jelaskan Alasan Konstitusional Kenapa Prabowo Tidak Bisa Terseret Arus Pemakzulan Gibran
• 8 jam lalu
0
thumb
Komnas Perempuan Desak Evaluasi Pajak Produk Menstruasi demi Keadilan Gender
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.