Liputan6.com, Jakarta - Temuan kasus Tuberkulosis (TBC) di Provinsi DKI Jakarta mencapai 44.636. Angka tersebut akumlasi sejak awal tahun 2026 hingga saat ini.
"Sampai dengan saat ini, DKI Jakarta telah menemukan kasus TBC sebesar 44.636. Kementerian Kesehatan menugaskan kami menemukan lebih dari itu, sehingga capaiannya hari ini baru sekitar 65% dari target kasus yang harus ditemukan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawari, dalam paparannya di Gedung Balaikota, Rabu (28/10/26).
Advertisement
Dinkes menilai capaian tingkat keberhasilan pengobatan saat ini berada di angka 76%.
“Artinya, masih ada sekian persen dari penderita TBC belum menyelesaikan pengobatannya secara tuntas,” ujar dirinya.
Ani menyebut, hal yang paling penting dalam pencegahan saat ini yaitu memutus rantai penularan TBC. Sebab, penyakit TBC yang diderita 1 orang berpotensi menularkan ke 10 hingga 15 orang jika tidak segera dilakukan penanganan.
“Dan sampai saat ini, investigasi kontak yang telah dicapai oleh DKI Jakarta ada di angka 68 persen,” kata Ani.





Komentar (0)