JAKARTA, KOMPAS.TV - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mengeluarkan imbauan waspada cuaca ekstrem untuk wilayah Sumatera Utara. Peringatan dini ini berlaku selama empat hari, terhitung mulai 27 hingga 30 Oktober 2026.
Masyarakat di kawasan pantai barat, lereng barat, pegunungan, hingga lereng timur Sumatera Utara diimbau meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Dilansir akun Instagram @infobmkgsumut, berikut rincian pemicu dinamika atmosfer, daftar wilayah berpotensi terdampak, serta rekomendasi penanggulangan bencana dari BMKG.
Faktor Pemicu Cuaca Ekstrem di Sumatera UtaraBerdasarkan analisis dinamika atmosfer BMKG, pasokan uap air melimpah ke wilayah Sumatera Utara sehingga memicu pertumbuhan awan-awan konvektif (kumulonimbus) secara masif. Kondisi ini dipengaruhi oleh kombinasi beberapa faktor pemicu, yakni:
Baca Juga: BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Barat Bagian Selatan 27–30 Oktober 2026
- Sirkulasi Siklonik: Terbentuk di utara Aceh, dan memicu daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin yang membentang dari pantai barat, lereng barat, pegunungan, hingga lereng timur Sumatera Utara.
- Labilitas Udara Tinggi: Mendukung pembentukan awan konvektif yang berpotensi memicu hujan lebat hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang pada siang hingga malam hari.
- Gelombang Atmosfer dan MJO: Aktifnya gelombang atmosfer di Sumatera Utara serta Madden-Julian Oscillation (MJO) di Samudera Hindia berpotensi memicu hujan lebat berdurasi lebih dari tiga jam dari siang hingga dini hari.
- Suhu Muka Laut Hangat: Suhu muka laut terpantau hangat dengan kelembapan udara tinggi di seluruh lapisan atmosfer.
BMKG memprediksi peningkatan pembentukan awan hujan terjadi di berbagai wilayah kabupaten/kota di Sumatera Utara, meliputi:
Baca Juga: Sejumlah Wilayah Masuki Musim Hujan November 2026, BMKG Keluarkan Peringatan Potensi Cuaca Ekstrem
- Langkat
- Binjai
- Medan
- Deli Serdang
- Pakpak Bharat
- Dairi
- Karo
- Humbang Hasundutan
- Simalungun
- Pematang Siantar
- Toba
- Samosir
- Tapanuli Utara
- Tapanuli Selatan
- Tapanuli Tengah
- Sibolga
- Padang Sidempuan
- Padang Lawas
- Padang Lawas Utara
- Mandailing Natal
- Nias Selatan
- Nias
- Nias Barat
- Gunung Sitoli
Menghadapi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk mengambil langkah antisipasi:
- Waspada Bencana: Masyarakat diminta mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, angin kencang, dan tanah longsor.
- Koordinasi Daerah: Para kepala daerah diharapkan segera berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan POLRI setempat untuk penanggulangan dan kesiapsiagaan bencana.
Masyarakat dapat memantau pembaruan informasi melalui media sosial @infobmkgsumut atau menghubungi call center Balai Besar MKG Wilayah I Medan di 082168043653 dan email [email protected].
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Dian Nita Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- cuaca ekstrem
- bmkg
- sumatera utara
- hujan
- cuaca sumatera utara
- hujan sangat lebat






Komentar (0)