Bulog Wajibkan Seluruh Mitra Penggilingan Padi Tersertifikasi Mulai 2027 demi Tingkatkan Mutu Beras

pantau.com
18 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Perum Bulog mewajibkan seluruh penggilingan padi yang menjadi mitra maklon memiliki sertifikasi mulai 2027 untuk meningkatkan kualitas cadangan beras pemerintah (CBP) dan memastikan seluruh mitra memenuhi standar mutu nasional.

Sertifikasi Jadi Syarat Menjadi Mitra Bulog

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan kebijakan sertifikasi diterapkan sebagai upaya meningkatkan kualitas penggilingan padi sekaligus menjamin mutu beras yang dihasilkan.

"Nah, inilah kita lagi mengajak teman-teman penggilingan-penggilingan untuk meningkatkan kualitasnya. Karena di tahun 2027 nanti, kami akan melaksanakan sertifikasi penggilingan-penggilingan padi. Tujuannya tidak lain dan bukan untuk meningkatkan kualitas," ungkap Rizal.

Ia menjelaskan hanya penggilingan padi yang lulus sertifikasi yang berhak menjadi mitra maklon Bulog.

"Nah, kalau nanti sudah ada sertifikasi, berarti penggilingan-penggilingan tersebut berhak dan wajib menjadi mitra maklonnya Bulog. Kalau tidak lulus sertifikasi, berarti tidak bisa, karena tidak memenuhi syarat untuk menjadi mitra Bulog," ujarnya.

Bulog menargetkan setiap beras yang diproduksi mitra memiliki kualitas yang baik, bersih, sehat, bebas bau, bebas kutu, dan layak dikonsumsi masyarakat.

"Jadi kita berdasarkan itu, sehingga intinya kualitas dari beras-beras Bulog ke depan semakin baik, kemudian berasnya sehat, bersih, tidak berbau, tidak berkutu. Harus betul-betul berkualitas beras yang kita berikan kepada rakyat," kata Rizal.

Prioritaskan Penggilingan Padi Milik Rakyat

Rizal menegaskan Bulog tetap memprioritaskan penggilingan padi milik masyarakat sebagai mitra untuk memperkuat ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan warga.

"Sesuai arahan Bapak Presiden, agar Bulog memberdayakan penggilingan-penggilingan kecil yang miliknya masyarakat untuk menjadi lebih diberdayakan, hidup kembali. Karena di era-era yang lalu lebih cenderung menggunakan penggilingan-penggilingan besar," ungkapnya.

Ia menyampaikan kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar Bulog lebih banyak melibatkan penggilingan berskala kecil dalam pengolahan cadangan beras pemerintah.

Bulog mencatat mitra penggilingan padi yang telah bekerja sama secara nasional mencapai puluhan ribu unit sehingga memperkuat jaringan pengolahan beras dan mendukung ketahanan pangan nasional.

"Wah, kalau nasional puluhan ribu yang sudah kami kerja samakan," katanya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bahlil Ajak Pengusaha Ikut Andil dalam Program PLTS 100 GW
• 12 jam lalu
0
thumb
Masalah Gunung Sampah di Indonesia! Ini Target Presiden Prabowo
• 11 jam lalu
0
thumb
Gambaran Starting XI Persib Bandung Tanpa Diperkuat 4 Pemain Timnas Indonesia
• 19 jam lalu
0
thumb
Walkot Farhan Ngamuk 10 Pohon Besar di Bandung Ditebang Tanpa Izin
• 4 jam lalu
0
thumb
Shopee hingga Tokopedia Pungut Pajak Mulai Besok, Ini Cara Ajukan Surat Bebas
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.