UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Raih Juara Umum OASE III PTKIN 2026, Ungguli 54 Kampus dalam Kompetisi Sains dan Riset Nasional

pantau.com
11 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta berhasil meraih gelar juara umum Olimpiade Agama, Sains, dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (OASE PTKIN) III Tahun 2026 setelah mencatatkan sejumlah kemenangan dalam kompetisi nasional yang berlangsung di Yogyakarta pada 3–7 November 2026.

Ajang yang mengusung tema "Tumbuh dan Berkembang Bersama Prestasi" tersebut mempertemukan 497 finalis dari 54 PTKIN di seluruh Indonesia.

Para peserta berkompetisi dalam 18 cabang perlombaan yang mencakup bidang keagamaan, ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi teknologi.

Pengumuman pemenang disampaikan dalam malam puncak penganugerahan yang digelar di Gedung Multipurpose UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama, Sahiron, menyatakan bahwa penyelenggaraan OASE menjadi salah satu langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi visi Indonesia Emas 2045.

"Untuk memasuki Indonesia Emas, syaratnya cuma dua. Pertama, bangsa Indonesia menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Kedua, kita harus menjadi masyarakat yang beragama dan penuh maslahat," ujar Sahiron dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (7/11/2026).

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Dominasi Sejumlah Cabang OASE III PTKIN

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ditetapkan sebagai juara umum setelah berhasil meraih sejumlah gelar juara pertama dalam cabang perlombaan yang dipertandingkan.

Berdasarkan daftar pemenang yang diumumkan, kampus tersebut meraih juara pertama pada cabang Karya Tulis Al Quran, Kimia, Desain Arsitektur Islam, dan Virtual Trading.

Pada cabang Kimia, mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Najla Kaila Ramadhani, berhasil meraih posisi pertama.

Sementara itu, kemenangan pada cabang Karya Tulis Al Quran, Desain Arsitektur Islam, dan Virtual Trading juga diraih oleh perwakilan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Hasil tersebut menjadi bagian dari capaian tuan rumah dalam kompetisi yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri.

Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Noorhaidi Hasan, menyampaikan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada kampusnya sebagai penyelenggara OASE III PTKIN 2026.

Menurutnya, kompetisi tersebut bukan sekadar ajang perebutan prestasi, tetapi juga wadah pengembangan kemampuan berpikir, penelitian, dan inovasi mahasiswa.

"OASE mempertemukan mahasiswa-mahasiswi berbakat dan cerdas yang menampilkan kemampuan nalarnya, berinovasi, hingga mempresentasikan gagasan untuk menjadi langkah awal penemuan sains dan teknologi," kata Noorhaidi.

Ia menilai penyelenggaraan OASE menunjukkan bahwa PTKIN tidak hanya menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan dalam bidang keagamaan, tetapi juga mampu bersaing dalam bidang sains dan teknologi.

Kemenag Dorong Kampus Berikan Beasiswa dan Pembebasan UKT bagi Pemenang

Direktur Diktis Kemenag, Sahiron, meminta pimpinan PTKIN memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang berhasil meraih prestasi dalam kompetisi nasional tersebut.

Bentuk penghargaan yang dapat diberikan antara lain pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT), beasiswa, maupun dukungan akademik lainnya.

Menurut Sahiron, pemberian penghargaan perlu mempertimbangkan ketentuan dan kemampuan anggaran masing-masing perguruan tinggi.

"Disesuaikan dengan regulasi dan DIPA masing-masing kampus. Kami di Kementerian Agama juga akan memikirkan pembinaan lebih lanjut bagi para juara nasional ini," ujarnya.

Kementerian Agama juga mendorong mahasiswa memanfaatkan berbagai program pengembangan kapasitas yang telah disiapkan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam.

Salah satu program tersebut adalah Prima Magang yang pada 2026 bekerja sama dengan 80 perusahaan untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa.

Selain itu, mahasiswa dapat mengikuti Akademi Kepemimpinan Nasional Mahasiswa (Akminas) sebagai bagian dari pengembangan kemampuan kepemimpinan.

Sahiron berharap program-program tersebut dapat membantu mahasiswa meningkatkan kompetensi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

Daftar Juara Pertama OASE III PTKIN 2026

Berdasarkan hasil kompetisi yang diumumkan, sejumlah perguruan tinggi berhasil meraih juara pertama dalam berbagai cabang perlombaan.

Berikut daftar 16 pemenang cabang lomba OASE III PTKIN 2026 yang tercantum dalam informasi penyelenggara:

  • Musabaqah Qiraatil Kutub Putra: Obin — UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
  • Musabaqah Qiraatil Kutub Putri: Mariza Ilfani — UIN Imam Bonjol Padang.
  • Dai Mahasiswa Putra: Hafaz Muhammad Bintang — UIN Sumatera Utara.
  • Karya Tulis Al Quran: UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
  • Sosial Kemasyarakatan: IAIN Kerinci.
  • Ilmu Falak: UIN Walisongo Semarang.
  • Matematika: Hafizh Fahri Akmaluddin — UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
  • Fisika: Muhammad Iqbal Harits — UIN Mahmud Yunus Batusangkar.
  • Biologi: Muhammad Ilham Jumari — UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
  • Kimia: Najla Kaila Ramadhani — UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
  • Robotik: UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
  • Ekoteologi (Tata Kelola Limbah dan Lingkungan Hidup): UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
  • Desain Arsitektur Islam: UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
  • Teknologi Produk Halal dan Ketahanan Pangan Halal: UIN Sunan Ampel Surabaya.
  • Literasi Inovasi Teknologi: UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda.
  • Virtual Trading: UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Daftar yang tersedia memuat 16 cabang dari total 18 cabang perlombaan yang diselenggarakan dalam OASE III PTKIN 2026.

OASE PTKIN Diharapkan Perkuat Daya Saing Mahasiswa Menuju Indonesia Emas 2045

Kementerian Agama menempatkan OASE sebagai sarana pengembangan bakat mahasiswa dalam bidang agama, sains, penelitian, dan teknologi.

Sahiron menegaskan bahwa penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi perlu berjalan beriringan dengan penguatan nilai-nilai keagamaan dalam mempersiapkan generasi Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Rektor Noorhaidi Hasan menilai kompetisi tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan gagasan serta mempresentasikan hasil inovasi mereka.

Partisipasi 497 finalis dari 54 PTKIN menunjukkan keterlibatan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri dalam kompetisi akademik tingkat nasional.

Dengan berakhirnya penyelenggaraan OASE III PTKIN 2026, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta resmi menyandang predikat juara umum, sedangkan Kementerian Agama berencana mempertimbangkan pembinaan lanjutan bagi para pemenang.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
ICBA Gandeng Pemprov Maluku Utara Kembangkan Karbon Hutan, Bidik Pendanaan Iklim Internasional dan Perlindungan Lingkungan
• 14 jam lalu
0
thumb
Bank Kena Gangguan Berjamaah, ATM hingga Internet Banking Lumpuh
• 2 jam lalu
0
thumb
ILKI Lantik Pengurus Periode 2025–2029, Fokus Integrasi dan Mutu Laboratorium Kesehatan
• 4 jam lalu
0
thumb
Akademisi Ingatkan Confirmation Bias di Balik Polemik Ijazah Jokowi, Apa Itu?
• 7 jam lalu
0
thumb
Jonatan Christie Sumbangkan Bonus Asian Games 2026 untuk Korban Karhutla
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.