Jonatan Christie Sumbangkan Bonus Asian Games 2026 untuk Korban Karhutla

suarasurabaya.net
5 jam lalu
Cover Berita

Jonatan Christie, atlet bulu tangkis Indonesia, memutuskan menyumbangkan seluruh bonus yang diterimanya dari pemerintah atas raihan medali emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Bonus senilai Rp1,5 miliar itu akan digunakan untuk membantu warga terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah di Indonesia.

Keputusan tersebut disampaikan Jonatan melalui akun media sosialnya pada Sabtu (7/11/2026). Ia mengaku tergerak setelah melihat kondisi masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan.

“Ketika saya melihat kondisi saudara-saudara kita yang sedang terdampak kebakaran hutan dan lahan di Indonesia, saya merasa ada sesuatu yang perlu saya lakukan,” kata Jojo, sapaan akrabnya.

Dilansir dari Antara, Jojo meraih medali emas dari nomor beregu putra pada Asian Games 2026. Sesuai nominal bonus yang diberikan pemerintah, peraih medali emas nomor beregu memperoleh Rp1,5 miliar.

Setelah menerima bonus tersebut, Jonatan mengaku banyak merenungkan perjalanan kariernya sebagai atlet.

Ia bersyukur atas pencapaian yang diraih, tetapi juga menyadari masih banyak masyarakat yang menghadapi kesulitan dan membutuhkan bantuan.

Menurutnya, bonus tersebut sebenarnya memiliki arti besar bagi keberlangsungan karier profesionalnya. Sebagai atlet, ia harus menanggung sendiri berbagai kebutuhan untuk mengikuti turnamen, termasuk biaya perjalanan bersama tim.

Ia memperkirakan bonus itu dapat membantu membiayai keperluan turnamen selama hampir satu tahun. Meski demikian, ia memilih mengutamakan kebutuhan masyarakat yang terdampak karhutla.

“Tentu itu bukan jumlah yang kecil bagi saya. Tetapi melihat situasi yang dialami saudara-saudara kita, saya merasa bahwa saat ini mereka jauh lebih membutuhkan,” ujarnya.

Jojo menyebut ada tiga hal yang mendorong keputusannya menyumbangkan bonus tersebut. Pertama, kondisi anak-anak yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap kebakaran. Kedua, satwa liar yang kehilangan habitat. Ketiga, kebutuhan pemulihan kawasan hutan yang mengalami kerusakan.

Ia menyadari bantuan yang diberikan tidak akan mampu menyelesaikan seluruh dampak karhutla. Namun, Jonatan berharap sumbangannya dapat meringankan beban masyarakat sekaligus membantu pemulihan kehidupan di wilayah terdampak.

“Saya berharap ada kehidupan yang bisa kita bantu, ada harapan yang bisa kita tumbuhkan kembali,” katanya. (ant/saf)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Hujan Ekstrem Mengintai Sejumlah Wilayah, BMKG Minta Masyarakat Waspada
• 20 jam lalu
0
thumb
Emir Qatar dan Donald Trump Bahas Upaya Redakan Ketegangan Timur Tengah serta Mediasi Konflik AS-Iran
• 17 jam lalu
0
thumb
Kelompok HAM Desak ICC Terbitkan Surat Penangkapan Donald Trump dan Pejabat AS atas Dugaan Kejahatan di Gaza
• 16 jam lalu
0
thumb
Dua Pengedar Narkoba Ditangkap Polres Simalungun, Pamasok Diburu
• 12 jam lalu
0
thumb
Link Live Streaming AS Roma vs Sassuolo di Serie A, Main Jam 02.45 WIB
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.