MedcoEnergi (MEDC) Terbitkan Obligasi Dolar AS USD300 Juta, Jatuh Tempo 2032

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mengumumkan bahwa Medco Redwood Tree Limited, telah menerbitkan obligasi berdenominasi dolar AS senilai USD300 juta.

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mengumumkan bahwa Medco Redwood Tree Limited, telah menerbitkan obligasi senilai USD300 juta. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) atau MedcoEnergi mengumumkan bahwa anak usahanya, Medco Redwood Tree Limited, telah menerbitkan obligasi berdenominasi dolar AS senilai USD300 juta atau setara dengan Rp5,4 triliun. Obligasi tersebut memiliki tenor enam tahun sehingga akan jatuh tempo pada tahun 2032.

“Dengan rekam jejak yang panjang di pasar modal internasional, kami sangat senang atas kepercayaan yang terus diberikan para investor kepada MedcoEnergi," kata CEO MedcoEnergi, Ronald Gunawan dalam keterangan resmi, Jumat (6/11/2026).

Baca Juga:
MEDC Umumkan Jadwal Pembagian Dividen Tunai Interim USD30 Juta

Ronald menilai, penerbitan obligasi ini mempertegas komitmen perseroan dalam mengelola liabilitas yang proaktif dan disiplin keuangan. Obligasi ini bertujuan untuk pembiayaan kembali utang (refinancing) dalam upaya menjaga profil jatuh tempo utang tetap terkelola dengan baik.

Obligasi ini dijamin oleh MedcoEnergi melalui penawaran Rule 144A/Reg S. Obligasi tersebut memiliki kupon 8,875 persen dan memperoleh peringkat BB- dari Fitch, BB- dari S&P Global, serta Ba3 dari Moody’s. 

Baca Juga:
Pemangkasan Ekspor Gas ke Singapura Berpotensi Tekan Margin MEDC dan PGAS

Dana bersih hasil penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk membiayai kembali (refinancing) atau melunasi utang yang sudah ada, termasuk obligasi yang jatuh tempo pada 2028-2029.

Sebagai informasi, Medco Redwood Tree Ltd, anak usaha yang sepenuhnya dikuasai oleh MedcoEnergi sebelumnya telah merencanakan penerbitan obligasi senior tanpa jaminan (senior unsecured notes) di luar Indonesia.

S&P Global Ratings yang memberikan rating -BB atas surat utang tersebut menilai bahwa MedcoEnergi memiliki kapasitas neraca keuangan yang kuat. Rencana MedcoEnergi untuk mengakuisisi 10 persen hak partisipasi (production sharing contracts/PSC) di Cekungan Kutei, Kalimantan Timur, diyakini tidak mengganggu keuangan perusahaan.

S&P menilai, dana hasil obligasi tidak akan digunakan untuk membiayai akuisisi tersebut, karena MedcoEnergi masih memiliki ruang yang memadai untuk menampung tambahan investasi hingga USD1 miliar hingga 2027.

Penerbitan obligasi juga tidak berdampak material terhadap rasio dana dari oeprasional (funds from operations/FFO) terhadap utang MedcoEnergi mengingat sebagian besar dana digunakan untuk refinancing utang.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Anggaran Triliunan Dipertaruhkan, Pengamat Desak Audit Danantara, MBG, dan Kopdes
• 49 menit lalu
0
thumb
TRON Gandeng Aulton Garap Teknologi Tukar Baterai, Sasar Armada Komersial
• 23 jam lalu
0
thumb
Sebanyak 15 Fragmen Tulang Dicek Polda Jatim, Hasilnya Dipastikan milik Korban Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun
• 7 jam lalu
0
thumb
dr. Tifa Desak Kejagung Buka Dokumen Labfor, Singgung Loyalitas kepada Prabowo
• 1 jam lalu
0
thumb
Penjelasan Joko Widodo Terkait Jurusan yang Ditempuh Saat Kuliah
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.