WHO sarankan uji klinis dua vaksin baru Ebola di RD Kongo

antaranews.com
1 jam lalu
Cover Berita
Moskow (ANTARA) - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan penambahan dua vaksin baru Ebola dalam uji klinis di Republik Demokratik Kongo.

"Kelompok pakar yang dibentuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan penambahan dua kandidat vaksin baru Ebola ke dalam uji klinis Tumaini yang sedang berlangsung di RD Kongo.

Rekomendasi ini menandai pertama kalinya vaksin yang dibuat khusus untuk memberikan perlindungan terhadap virus Bundibugyo, penyebab wabah saat ini, akan dievaluasi selama wabah penyakit tersebut berlangsung," demikian pernyataan WHO pada Rabu.

Kandidat vaksin ChAdOx1 merupakan hasil pengembangan Universitas Oxford melalui kerja sama dengan Serum Institute of India. Sementara, kandidat vaksin mRNA-1469 dikembangkan oleh Moderna.

Berdasarkan data terkini, jumlah kematian terkonfirmasi akibat virus Ebola di RD Kongo telah mencapai 5.103 orang, dengan 10.467 kasus infeksi.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Baca juga: Uji coba vaksin Ebola baru dimulai di Republik Demokratik Kongo

Baca juga: Pejabat Afrika sepakat pertahankan perbatasan di tengah wabah Ebola


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dukung Modifikasi Cuaca di Kalimantan, Satgas TNI Semai 1,6 Ton Garam
• 1 jam lalu
0
thumb
Legislator DKI Sebut Isu Dasco Mau Jadi Wapres Hoax: Kawal Kasus Penyadapan
• 3 jam lalu
0
thumb
Catatan Pengamat Soal Laka Maut Truk Molen di Bekasi: Lemah Pengawasan Bersama
• 21 jam lalu
0
thumb
Janna Edria Bahagia Memerankan Sososk Vivi di Film CCTV
• 1 jam lalu
0
thumb
Loyalis Prabowo Sebut Ada Upaya Pengalihan Isu Skandal Penyadapan Listyo Sigit ke Pelengseran Gibran
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.