Loyalis Prabowo Sebut Ada Upaya Pengalihan Isu Skandal Penyadapan Listyo Sigit ke Pelengseran Gibran

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ada upaya pengadilan isu terselubung Di tengah memanasnya pengusutan mega-skandal penyadapan ilegal yang diotaki oleh Eks Kapolri Jenderal (Purn) Listyo Sigit Prabowo. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.

Dasco  secara mengejutkan membongkar adanya manuver licik pihak tertentu yang sengaja mencoba mengaburkan isu penyadapan dengan menghembuskan rumor pelengseran dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga: Loyalis Prabowo Soal Skandal Listyo Sigit: Sekuat Apa Pun 'Deep State', Pasti Diseret!

Dasco menyoroti bagaimana perbincangan publik tiba-tiba digiring pada narasi fiktif yang menyebutkan dirinya akan menggantikan posisi dari Gibran.

“Ada upaya pengalihan isu dari hot isu penyadapan ilegal menjadi saya akan jadi cawapres,” kata Dasco dikutip Kamis (5/11/2026).

Banyak pihak merespons hal tersebut. Salah satunya adalah Elite Partai Demokrat, Didik Mukrianto. Ia mendesak agar publik tidak terpancing umpan tersebut dan tetap menekan aparat untuk menyeret seluruh komplotandari  Listyo Sigit.

“Jangan ada yang lolos Prof!” kata Didik.

Didik mewanti-wanti agar tidak ada satu pun isu sisipan yang dibiarkan menutupi investigasi kejahatan siber yang menyerang kedaulatan negara ini. Hal senada juga diamini oleh Penggiat Media Sosial, Muhammad Said Didu.

Merujuk pada analisisnya, operasi penyadapan yang sukses menembus ring satu presiden dalam waktu lama tersebut mustahil terjadi tanpa adanya campur tangan pengkhianat atau orang dalam yang melekat pada presiden. Realitas mengerikan inilah yang menurut para loyalis sedang berusaha ditutupi lewat hembusan rumor murahan soal pergantian kursi wakil presiden.

Adapun Bareskrim Polri sejauh ini menetapkan tiga perwira tinggi polisi sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Asep Safrudin mengatakan mereka adalah Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Divisi Hukum (Kadivkum) Polri Irjen Ahrie Sonta, dan Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat 1 Sespim Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri Irjen Eko Hadi Santoso.

Baca Juga: Loyalis Prabowo Akan Buru 'Backingan' Sistemik di Balik Operasi Listyo Sigit

“Penyidik telah menetapkan terhadap tiga orang tersangka dengan inisial LSP, ASN, dan EH,” kata Asep.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pria di Sidoarjo Cabuli 12 Anak Tetangganya, Polisi: Pelaku Kerap Nonton Video Porno
• 18 menit lalu
0
thumb
Dedi Mulyadi Ingatkan Bahaya Judol dan Pinjol ke Warga Jabar, Minta Dahulukan Kebutuhan daripada Keinginan
• 5 jam lalu
0
thumb
Dendam Sejak April 2026, Tetangga Habisi Pemilik Rumah Mewah di Indramayu: Awalnya Diejek Soal Utang!
• 4 jam lalu
0
thumb
Geger Pengerahan Pasukan TNI ke Jakarta! Benarkah Ibu Kota Masuk Status Darurat?
• 4 jam lalu
0
thumb
Listyo Sigit Jadi Tersangka, SBY: Kok Begini Liar Politik Kita?
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.