Jelang Jokowi Jadi Saksi Sidang: Lalin Depan PN Jaktim Dialihkan, TNI-Polri Siaga

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Anggota TNI-Polri mulai bersiaga di sekitar Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (5/11) pagi. Pengamanan dilakukan menjelang sidang lanjutan perkara dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo dan dr. Tifa, yang dijadwalkan menghadirkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sebagai saksi pelapor.

Pantauan kumparan di lokasi sejak pukul 06.00 WIB, ratusan personel gabungan telah memadati area sekitar PN Jakarta Timur. Puluhan kendaraan taktis (rantis) juga terlihat bersiaga di sejumlah titik sekitar pengadilan.

Memasuki pukul 07.00 WIB, massa mulai berdatangan ke sekitar lokasi pengadilan. Sementara itu, petugas melakukan pengaturan lalu lintas dengan mengalihkan sejumlah kendaraan melalui jalur alternatif. Salah satu akses jalan kecil di sekitar lokasi juga digunakan sebagai jalur alternatif.

Berdasarkan pengumuman yang disampaikan Kapospol Pulogebang Iptu Iwa Hertiwa kepada warga Eramas 2000, Jalan Dr. Soemarno yang melintasi kawasan tersebut ditutup sementara mulai pukul 06.00 WIB hingga kegiatan selesai.

Kendaraan dari arah Jalan Raya Penggilingan maupun Flyover Pondok Kopi yang hendak menuju Eramas 2000 dialihkan melalui Jalan Komarudin. Pengendara kemudian diarahkan untuk putar balik sebelum Indomaret dan mengikuti jalan di sisi tol menuju kawasan Eramas.

Pengaturan tersebut bersifat situasional. Warga dan pengendara diminta mengikuti arahan petugas di lapangan serta mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Timur menyiapkan sekitar 1.200 personel gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP untuk mengamankan persidangan tersebut. Pengamanan dibagi menjadi tiga lapis, yakni ring 1 di ruang sidang utama, ring 2 di sekitar gedung pengadilan, dan ring 3 di luar lingkungan pengadilan.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal mengatakan, polisi juga mengantisipasi kedatangan massa dari dua kelompok yang berbeda, yakni pendukung Jokowi dan pendukung Roy Suryo serta dr. Tifa.

“Yang perlu kita antisipasi adalah massa dari dua kubu. Sehingga kami sudah siapkan untuk tempat parkir daripada kubu dari pihak pro Jokowi atau dari pro Roy Suryo maupun dari dr. Tifa,” kata Alfian kepada wartawan di PN Jakarta Timur, Selasa (3/11).

Persidangan dijadwalkan berlangsung pukul 09.00 WIB. Kehadiran Jokowi sebagai saksi pelapor sebelumnya telah dikonfirmasi oleh Ketua Umum Relawan Projo Budi Arie Setiadi dan Jokowi sendiri.

"Ya hadir (Jokowi), saya juga hadir," kata Budi Arie usai menghadiri acara Sumpah Pemuda yang digelar gabungan relawan Jokowi dan Gibran di Gedung Wanita Sasana Krida Kusuma, Sabtu (31/10).


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Buntut Kasus Penyadapan, Presiden Prabowo Beri Intruksi Khusus ke Kapolri
• 15 jam lalu
0
thumb
Siapa di Belakang Listyo Sigit Cs? Usut Dalang Skandal Penyadapan terhadap Prabowo!
• 22 jam lalu
0
thumb
Polres Lamsel Ungkap 4 Kasus Narkotika, Sita 40,26 Kg Sabu dan Ribuan Cartridge Etomidate
• 2 jam lalu
0
thumb
Douvikas Hattrick, Como 1907 Menang Telak 9-1 atas Lens
• 2 jam lalu
0
thumb
Indonesia Political Review Minta Aparat Penegak Hukum Usut Tuntas Kasus Dugaan Penyadapan
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.