Golkar: Polisi Harus Usut Serius Dugaan Penyadapan Presiden Termasuk Indikasi Makar

suarasurabaya.net
4 jam lalu
Cover Berita

Ahmad Doli Kurnia Wakil Ketua Umum Partai Golkar meminta kepolisian mengusut secara serius dugaan penyadapan terhadap Prabowo Presiden dan sejumlah tokoh politik.

Menurutnya, penyidikan harus dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap motif, kepentingan, hingga pihak-pihak yang berada di balik peristiwa tersebut.

Doli mengatakan, apabila terdapat indikasi tindakan makar sebagaimana disampaikan Mensesneg, maka kepolisian harus semakin serius mendalami kasus tersebut.

“Kalau sudah ada laporan terbaru soal dugaan makar, ini lebih harus kita dorong lagi supaya polisi tambah serius. Kalau ini tidak ditangani secara serius, berarti kita sama dengan membiarkan terjadinya makar,” kata Doli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Dia menegaskan, pengungkapan motif menjadi hal penting untuk mengetahui apakah penyadapan tersebut berkaitan dengan kepentingan politik atau agenda tertentu yang mengancam keamanan negara.

Kalau penyidikan menemukan indikasi makar, aparat penegak hukum juga harus menelusuri siapa pihak yang memiliki kepentingan di balik dugaan tindakan tersebut.

“Kalau sudah didapat motifnya terindikasi makar, tentu kemudian kepentingan apa dan kepentingan siapa? Berarti orang yang menginginkan makar. Maka kemudian harus dicari apakah orang-orang ini saja yang terlibat atau ada orang-orang lain yang punya motif sama untuk melakukan makar itu,” ujarnya.

Kemudian, Doli juga menyatakan keyakinannya bahwa kepolisian akan bekerja secara profesional, objektif, dan independen dalam menangani perkara tersebut.

Dia meminta masyarakat memberikan dukungan kepada kepolisian agar kasus ini dapat diungkap secara transparan dan tuntas, terlebih perkara tersebut menyangkut keamanan negara.

“Saya yakin kepolisian secara institusional itu netral dan independen. Dalam posisi seperti ini, kepolisian akan bertindak secara profesional, objektif, dan independen. Saya kira kita harus memberikan dorongan dan dukungan kepada kepolisian,” katanya.

Jika dugaan makar benar-benar ditemukan, persoalan tersebut bukan hanya menyangkut keamanan pemerintah atau Presiden, melainkan juga keamanan seluruh rakyat Indonesia.

Dia menilai kepolisian memiliki tanggung jawab untuk menjaga negara dan rakyat dari berbagai ancaman.

“Kalau polisi bersama rakyat, artinya polisi bersama negara dalam rangka mengamankan negara dan rakyat Indonesia,” tutur Doli.

Lebih lanjut, Doli meminta penyidik mengungkap secara terang-benderang alasan penyadapan, termasuk siapa yang memerintahkan dan untuk kepentingan apa tindakan tersebut dilakukan.

Doli mengaku tidak ingin berspekulasi mengenai kemungkinan adanya aktor lain di luar tiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Seluruh dugaan keterlibatan pihak lain, menurutnya, harus dibuktikan melalui proses penyidikan.

Seperti diketahui, dalam kasus penyadapan Prabowo Presiden ini, Bareskrim telah menetapkan tiga tersangka, masing-masing Jenderal Listyo Sigit Prabowo eks Kapolri, Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution, dan Irjen Pol Eko Hadi Santoso.(faz/rid)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sejumlah Supermarket di Berbagai Negara Eropa Diserang Peretas Hingga 33 Negara Imbau Warga Menyiapkan Persediaan Darurat
• 15 jam lalu
0
thumb
Anggaran Disepakati, Bagaimana Jakarta Meningkatkan Kelayakan Hunian pada 2027?
• 5 jam lalu
0
thumb
Padang ditetapkan sebagai nominasi kota kreatif UNESCO (UCCN) 2027
• 4 jam lalu
0
thumb
Anak Tak Butuh Momen Sempurna, Quality Time 10 Menit Ternyata Bisa Bermakna!
• 21 jam lalu
0
thumb
Akbar Faizal Puji Kapolri Suyudi Usai Listyo Sigit Jadi Tersangka: Hukum Tak Kenal Senioritas!
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.