Gasperini Murka Usai AS Roma Ditekuk Manchester United

medcom.id
7 jam lalu
Cover Berita
Manchester: AS Roma menelan kekalahan ketika bertamu ke kandang Manchester United pada pekan ke-4 fase liga Liga Champions yang diselenggarakan Rabu, 4 November, dini hari tadi. Giallorossi kalah dengan skor tipis 2-3 dari The Red Devils.

Allenatore AS Roma, Gian Piero Gasperini, mengungkapkan sejumlah faktor yang membuat timnya gagal mempertahankan keunggulan hingga akhirnya kalah dari Manchester United. Menurutnya, hadiah penalti dan menurunnya intensitas permainan menjadi titik balik yang mengubah jalannya pertandingan.

Kekalahan AS Roma dari Manchester United menjadi bahan evaluasi penting bagi Gian Piero Gasperini. Pelatih asal Italia tersebut menilai timnya sebenarnya mampu memberikan perlawanan yang baik, terutama pada babak pertama. Namun, situasi pertandingan berubah drastis setelah Manchester United mendapatkan hadiah penalti.

Gasperini menjelaskan bahwa kekalahan kali ini memiliki karakter berbeda dibandingkan ketika AS Roma menghadapi Real Madrid pada pekan ke-3. Menurutnya, saat melawan Real Madrid, kebangkitan lawan terjadi dalam waktu singkat melalui situasi bola mati, sedangkan Manchester United mampu membalikkan momentum secara lebih bertahap.

“Pertandingan ini berbeda dengan laga melawan Real Madrid, di mana semuanya terjadi dalam tujuh atau delapan menit terakhir melalui situasi sepak pojok, dan sebenarnya tidak ada tanda-tanda nyata bahwa mereka akan melakukan comeback,” ujar Gasperini kepada Sky Italia.

“Kali ini, terutama setelah hadiah penalti, Manchester United tiba-tiba mendapatkan suntikan semangat, dan kami tidak mampu mengimbanginya,” jelasnya. Penalti Mengubah Jalannya Pertandingan Gasperini menilai hadiah penalti menjadi salah satu momen paling menentukan dalam pertandingan tersebut. Setelah mendapatkan peluang memperkecil ketertinggalan, Manchester United tampil lebih percaya diri dan mampu meningkatkan tekanan terhadap pertahanan AS Roma.

Situasi semakin sulit bagi Giallorossi setelah kesalahan yang berujung pada gol penyama kedudukan. Momentum yang sebelumnya berada di pihak AS Roma perlahan beralih ke kubu tuan rumah.

Menurut Gasperini, timnya juga mulai kehilangan kemampuan untuk menekan para pemain depan Manchester United seperti yang mereka lakukan sepanjang babak pertama. Ia menambahkan bahwa penalti dan kesalahan yang berujung pada gol penyama kedudukan benar-benar mengubah arah pertandingan.

Baca Juga :

Old Trafford Menggila! Carrick Takjub Usai MU Bungkam Roma
“Saya rasa ini bukan suatu kebetulan, tetapi saya juga berpikir kedua pertandingan tersebut berbeda. Malam ini, kami tidak lagi memiliki kekuatan untuk menekan para penyerang mereka seperti yang kami lakukan pada babak pertama,” jelasnya. Gasperini Soroti Tekanan Manchester United di Old Trafford Selain faktor penalti, Gasperini juga menyoroti kemampuan Manchester United dalam memanfaatkan dukungan publik Old Trafford. Menurutnya, menghadapi Manchester United di kandangnya selalu menghadirkan periode sulit ketika tim lawan mampu meningkatkan intensitas tekanan. 

AS Roma seharusnya bisa melewati fase tersebut tanpa kehilangan konsentrasi maupun kebobolan. Gasperini mengakui bahwa pertandingan ini memberikan pelajaran berharga bagi AS Roma, bahkan ia menilai kekalahan tersebut bisa menjadi bahan evaluasi yang lebih berguna dibandingkan pertandingan sebelumnya melawan Real Madrid.

“Dalam pertandingan melawan Manchester United, akan selalu ada periode 15-20 menit ketika Anda berada di bawah tekanan. Jika mampu melewati periode tersebut tanpa kebobolan, Anda akan baik-baik saja,” ungkapnya. AS Roma Harus Lebih Berani Menghadapi Pressing Gasperini juga mengungkapkan bahwa perubahan strategi Manchester United pada babak kedua membuat AS Roma kesulitan mengembangkan permainan. Menurutnya, Manchester United melakukan sejumlah pergantian pemain saat jeda pertandingan dan mulai menerapkan tekanan tinggi.

Situasi tersebut membuat para pemain Roma kesulitan mempertahankan penguasaan bola maupun membangun serangan dari lini belakang. Ia menilai AS Roma seharusnya lebih sering menggunakan umpan panjang untuk menghindari tekanan lawan.

“Mereka melakukan beberapa perubahan saat jeda babak pertama dan tidak punya pilihan selain mengambil risiko. Mereka pun menerapkan tekanan tinggi. Mungkin dalam situasi seperti itu kami seharusnya lebih banyak memanfaatkan umpan-umpan panjang,” kata Gasperini.

Pelatih tersebut juga menyoroti kegagalan anak asuhnya dalam menjaga pemain-pemain yang menjadi target pressing. Manchester United dinilai lebih unggul dalam menekan, sehingga AS Roma kehilangan ruang untuk mengembangkan permainan dan ia merasa timnya seharusnya bisa lebih sering memutus ritme permainan lawan melalui duel fisik dan memperlambat tempo pertandingan. Gasperini Minta AS Roma Belajar dari Kekalahan Meski kecewa dengan hasil pertandingan, Gasperini tidak ingin para pemain AS Roma terus terbebani oleh tuntutan untuk selalu mendapatkan kemenangan. Ia menyadari bahwa kehilangan keunggulan dalam dua pertandingan berbeda tentu bisa menimbulkan kekecewaan, namun pengalaman tersebut harus dijadikan bahan pembelajaran agar timnya lebih siap menghadapi tekanan pada pertandingan berikutnya.

“Benar, hal serupa juga terjadi saat melawan Real Madrid. Jadi, mungkin ada sedikit kekecewaan yang muncul ketika melihat kemenangan mulai lepas dari genggaman,” tutupnya.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
  • URL Berhasil di Salin Gasperini Murka Usai AS Roma Ditekuk Manchester United Klik untuk baca: https://www.medcom.id/olahraga/liga-champions/nN9dWxRK-gasperini-murka-usai-as-roma-ditekuk-manchester-united

(ASM)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
7 Pilihan Tempat Makan Dekat Destinasi Wisata di Singapura
• 11 jam lalu
0
thumb
Polisi Masih Selidiki Inisial SU sebagai Saksi Kasus Penyadapan terhadap Presiden Prabowo
• 23 jam lalu
0
thumb
Kisah Pak Darus Obati Luka Masa Kecil di Lapangan Cijantung Bareng SSB Bapak-Bapak
• 3 jam lalu
0
thumb
Jangan Sampai Berimbas ke Komponen Lain, Kenali Tanda Rack Steer Mobil Rusak
• 4 jam lalu
0
thumb
Ricuh Aksi Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, 33 Orang Terluka
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.