Kisah Pak Darus Obati Luka Masa Kecil di Lapangan Cijantung Bareng SSB Bapak-Bapak

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Sepatu bola Darus (34) terlihat belum kehilangan kilap dari toko. Di bawah terik matahari Lapangan Minikong Cijantung, Jakarta Timur, Minggu (1/11), Darus mengikat tali sepatunya kencang dengan sangat antusias.

"Benar-benar kayak anak sekolah baru mau masuk. Kaus kaki baru, sepatu baru. Benar-benar prepare dari awal banget," ujar pria asal Pasar Minggu tersebut lalu tertawa.

Sore itu jadi sesi latihan kedua Darus bersama komunitas Sekolah Sepak Bola (SSB) Bapak-Bapak.

Di usianya yang sudah berkepala tiga dan berstatus pekerja, Darus tidak sedang mengejar karier profesional. Ia datang hanya ingin melunasi impian masa kecil yang sempat kandas oleh faktor ekonomi.

Saat beranjak dari SD ke bangku SMP, bakat sepak bola Darus sempat dilirik. Peluang emas terbuka ketika ia mendapat tawaran bergabung dengan diklat sepak bola tersohor di Ragunan. Namun, ketiadaan biaya memaksa mimpinya harus kandas.

"Faktor ekonomi, jadi saya enggak bisa lanjutin impian waktu masa kecil itu," kenang Darus.

Kini, pintu yang terkunci puluhan tahun itu kembali terbuka berkat sang istri yang menunjukkan video viral SSB Bapak-Bapak di Instagram.

"Pas saya izin pertama kali, dia agak defensif. 'Ngapain sih ikut, udah tua juga,' padahal dia yang kasih tahu," cerita Darus sembari terkekeh.

"Pas saya kasih paham: 'Saya dulu enggak mampu, enggak bisa ikut yang kayak gini. Kapan lagi saya wujudin?' Akhirnya istri paham dan mengizinkan," lanjutnya.

SSB Bapak-Bapak menjadi terapi bagi bapak-bapak seperti Darus. Di sini, tidak ada pelatih yang melempar makian ketika operan meleset.

Di atas rumput sintetis, para pria dewasa ini kembali menjadi anak-anak yang belajar menyepak bola dari titik nol.

"Jangan takut, jangan khawatir, di sini kita benar-benar diajarin dari nol banget. Mulai dari dribbling, passing, shooting, semua diajarin dari dasar. Enggak diomelin. Suasananya penuh humoris, penuh canda tawa," ucap Darus.

Darus pun bertekad menyisihkan akhir pekannya untuk terus merumput. Baginya, apa yang dilakukannya hari ini bukan sekadar urusan olahraga atau keringat akhir pekan.

"Ini kan untuk mengobati masa kecil kita. Sekarang waktunya kita ngobatin luka masa lalu bareng-bareng," tutup Darus.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pemkab Bogor Mulai Lelang Pembangunan Flyover Bomang Bulan Depan
• 7 jam lalu
0
thumb
Iran Komentari Hasil Pemilu Sela AS: Rakyat Amerika Pilih NO TO WAR!
• 2 jam lalu
0
thumb
Link Live Streaming Korea Open 2026, Rabu 4 November: 11 Wakil Indonesia Berjuang, Alwi hingga Ubed Tampil
• 10 jam lalu
0
thumb
Siap Tayang 6 November 2026, Simak Sinopsis Drama China Sunshine through the Rain yang Usung Cerita Rivals to Lovers
• 4 jam lalu
0
thumb
Presiden Diduga Disadap Listyo dkk, Anggota Komisi III Minta Keamanan Komunikasi Istana Diperkuat
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.