9 Wilayah Masih Berpotensi Awas Kekeringan Awal November 2026, Ini Peringatan Dini BMKG

kompas.tv
4 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi kekeringan akibat musim kemarau. (Sumber: Envato by stevanovicigor)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis informasi peta Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis wilayah Indonesia yang berlaku untuk periode Dasarian I November 2026 (tanggal 1 hingga 10 November 2026).

Berdasarkan pemantauan klimatologi BMKG, hingga saat ini sekitar 75 persen wilayah Indonesia masih mengalami musim kemarau.

Kondisi tersebut memicu potensi kekeringan meteorologis di sejumlah daerah dengan tingkatan status kewaspadaan yang terbagi menjadi tiga kategori, yakni Waspada, Siaga, hingga Awas.

Baca Juga: Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi Awal November 2026, BMKG: Waspadai Hujan Lebat

Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis

Berikut adalah sebaran daerah dan wilayah di Indonesia yang berpotensi mengalami kekeringan meteorologis pada Dasarian I November 2026 berdasarkan tingkat risikonya:

1. Kategori Awas

Kategori Awas menunjukkan ancaman kekeringan meteorologis tingkat tinggi yang berisiko memicu krisis air bersih, ancaman kegagalan panen, serta meningkatnya kerentanan kebakaran. Wilayah yang masuk dalam kategori ini meliputi:

  • Sebagian wilayah di Banten
  • Sebagian wilayah di Jawa Timur (Jatim)
  • Sebagian wilayah di Maluku
  • Sebagian wilayah di Maluku Utara (Malut)
  • Sebagian wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB)
  • Sebagian wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT)
  • Sebagian wilayah di Papua Selatan (Pasel)
  • Sebagian wilayah di Sulawesi Selatan (Sulsel)
  • Sebagian wilayah di Sulawesi Tenggara (Sultra)

2. Kategori Siaga

Kategori Siaga mengindikasikan dampak kekeringan yang mulai mempengaruhi pasokan air pasokan harian serta kondisi tanah setempat. Wilayah yang berada dalam kategori ini meliputi:

  • Beberapa wilayah di Banten
  • Beberapa wilayah di Sulawesi Utara (Sulut)

3. Kategori Waspada

Kategori Waspada diperuntukkan bagi wilayah yang mulai berpotensi mengalami kekeringan dan memerlukan langkah penghematan air sejak dini. Wilayah yang tercatat masuk kategori ini meliputi:

Baca Juga: BMKG Rilis Potensi Banjir Rob di Jakarta 8-15 November 2026, BPBD Minta Wilayah-Wilayah Ini Waspada

  • Beberapa wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
  • Beberapa wilayah di Kalimantan Selatan (Kalsel)
  • Beberapa wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim)
Imbauan dan Kesiapsiagaan BMKG untuk Masyarakat

Mengingat masih tingginya persentase wilayah yang mengalami musim kemarau, BMKG memberikan empat imbauan penting bagi masyarakat yang daerahnya terdampak kekeringan meteorologis:

  • Hemat Air: Menghemat penggunaan air bersih dan menggunakannya secara bijak untuk kebutuhan prioritas harian.
  • Cegah Kebakaran: Tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan maupun pembakaran sampah yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) atau permukiman.
  • Kurangi Aktivitas Siang Hari: Mengurangi aktivitas di luar ruangan (outdoor) saat siang hari jika memungkinkan untuk menghindari dampak suhu panas ekstrem.

Pantau Informasi Resmi: Selalu memantau perkembangan cuaca dan informasi iklim terkini melalui kanal Instagram resmi @InfoBMKG maupun laman www.bmkg.go.id.

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Dian Nita Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV, bmkg

Tag
  • kekeringan
  • bmkg
  • wilayah
  • awal november 2026
  • peringatan dini
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Keuntungan Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Ditunda
• 18 jam lalu
0
thumb
Pemprov Jateng Salurkan 1.507 Alsintan pada 2026, Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Modernisasi Pertanian
• 14 jam lalu
0
thumb
Menkeu Bantah Transfer Antarbank dan Dompet Digital Kena Pajak Mulai 9 November
• 12 jam lalu
0
thumb
Nasabah Bank MNC Keluhkan Tak Bisa Tarik Uang, Ini Respons OJK
• 9 jam lalu
0
thumb
KPK Periksa Saksi di Hong Kong Terkait Kasus Gratifikasi Pajak
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.