Keuntungan Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Ditunda

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

VIVA - Timnas Indonesia berpotensi mendapatkan keuntungan dari kondisi cuaca saat tampil di Piala Asia 2027 Arab Saudi. Turnamen sepak bola terbesar di Benua Kuning itu akan berlangsung pada periode musim dingin, ketika suhu di sejumlah kota penyelenggara relatif lebih bersahabat dibandingkan saat musim panas.

Situasi tersebut bisa menjadi faktor pendukung bagi Skuad Garuda dalam menghadapi persaingan di Grup F. Apalagi, Timnas Indonesia harus berhadapan dengan lawan-lawan tangguh, yakni Jepang, Qatar, dan Thailand.

Baca Juga :
Media Italia: Kembalinya Jay Idzes Tidak Membantu Sassuolo
Penyebab Piala Asia 2027 Ditunda

Piala Asia 2027 semula dijadwalkan berlangsung pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027. Namun, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi mengubah jadwal turnamen menjadi 23 Desember 2027 sampai 21 Januari 2028.

Meski mengalami perubahan waktu penyelenggaraan, turnamen tetap digelar di Arab Saudi. Kompetisi ini akan berlangsung di tiga kota, yakni Riyadh, Jeddah, dan Al Khobar.

Berdasarkan data iklim rata-rata, Desember dan Januari merupakan periode dengan suhu yang lebih rendah di Arab Saudi. Kondisi tersebut relatif berbeda dibandingkan musim panas yang dapat menghadirkan temperatur sangat tinggi.

Di Jeddah, misalnya, suhu rata-rata pada Desember berada di kisaran 26 derajat Celsius, sedangkan Januari sekitar 25 derajat Celsius. Sementara itu, Al Khobar memiliki suhu rata-rata sekitar 20 derajat Celsius pada Desember dan 18 derajat Celsius pada Januari.

Kondisi ini dapat membantu pemain menjalani pertandingan dengan tingkat paparan panas yang lebih rendah dibandingkan jika turnamen digelar pada musim panas. Meski demikian, suhu aktual saat pertandingan tetap bergantung pada waktu kick-off dan kondisi cuaca harian.

Keuntungan lainnya bisa dirasakan para pemain Indonesia yang berkarier di kompetisi Eropa. Mereka sudah terbiasa menjalani pertandingan di tengah musim kompetisi yang berlangsung pada periode musim dingin. Adaptasi terhadap kondisi cuaca yang lebih sejuk berpotensi menjadi modal tambahan ketika memperkuat Skuad Garuda.

Namun, kondisi tersebut bukan berarti seluruh pemain Timnas Indonesia otomatis memiliki keuntungan yang sama. Pemain yang berkarier di kompetisi Asia maupun Indonesia tetap membutuhkan proses adaptasi terhadap lingkungan dan kondisi lapangan di Arab Saudi.

Tantangan Berat di Grup F

Baca Juga :
Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Ini Keuntungan dan Tantangan bagi Timnas Indonesia
Jelang FIFA Matchday November, John Herdman Dibuat Pusing 4 Pemain Timnas Indonesia Masih Cedera
Australia Menggoda, Mathew Baker Ternyata Masih Bisa Pindah dari Timnas Indonesia dengan Syarat Begini

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bahlil Ingatkan Nilai Tambah Mineral Tak Akan Maksimal Tanpa Hilirisasi dan Industrialisasi
• 1 jam lalu
0
thumb
Petronas-ENI Mulai Produksi Gas di Lapangan Lepas Pantai Kaltim, Target 230 MMSCFD
• 2 jam lalu
0
thumb
Kemenag Kembangkan ICBP sebagai Basis Data Pembangunan Ketahanan Keluarga
• 22 jam lalu
0
thumb
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Seret Nama Betrand Peto, Polda Metro Jaya Naikkan Status Perkara!
• 7 jam lalu
0
thumb
Lalui Comeback Pahit Bersama Sassuolo, Begini Pengakuan Jujur Jay Idzes soal Kondisi Tim
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.