Florida: Rekaman komunikasi dengan pengatur lalu lintas udara (ATC) mengungkap detik-detik terakhir pilot Learjet sebelum pesawat jet pribadi itu jatuh di kawasan permukiman dekat Cresthaven, Florida, Amerika Serikat (AS) pada Minggu, 1 November 2026.
Berdasarkan rekaman komunikasi tersebut, pesawat jet awalnya terbang pada ketinggian 35.000 kaki ketika pilot melaporkan kondisi turbulensi, lapisan es, dan hujan. Pilot kemudian meminta izin untuk menaikkan ketinggian pesawat sebesar 2.000 kaki.
Namun, pesawat justru mengalami penurunan tajam hingga melampaui batas desainnya, berdasarkan rekaman ATC dan data pelacakan penerbangan.
Dalam komunikasi dengan ATC, pilot melaporkan pesawat sedang kehilangan ketinggian dan mengirimkan sinyal darurat, MayDay.
"Kami sedang turun di ketinggian 8.000 kaki. Mayday, mayday! Kami turun dengan kecepatan 10.000 kaki per menit," ujar pilot dalam rekaman tersebut, dikutip dari Sky News, Senin, 2 November 2026.
Pilot kemudian kembali menyampaikan bahwa pesawat akan menghantam daratan. Sekitar 35 detik setelah sinyal darurat pertama, terdengar ucapan terakhir pilot, "Waktu kami sudah habis."
Kecelakaan tersebut menewaskan seluruh sembilan orang yang berada di dalam pesawat. Learjet itu diketahui berangkat dari Bandara Austin-Bergstrom di Texas dan menuju Bandara North Eleuthera di Bahama.
Menteri Transportasi AS Sean Duffy mengonfirmasi seluruh penumpang dan awak pesawat meninggal dunia. Ia menyebut insiden tersebut sebagai tragedi mengerikan.
"Mari bersama-sama mendoakan keluarga dan orang-orang terkasih dari mereka yang telah meninggal," kata Duffy.
Ia mengatakan tim dari Badan Penerbangan Federal (FAA) turut membantu Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) dalam penyelidikan kecelakaan.
Sementara itu, Gubernur Florida Ron DeSantis mengatakan belum ada laporan langsung mengenai korban jiwa di darat. Ia menggambarkan kecelakaan tersebut sebagai insiden yang menimbulkan kerusakan parah dengan puing-puing pesawat tersebar di area yang luas.
Sekitar 600 warga dari komunitas rumah mobil di dekat lokasi kejadian juga dievakuasi. Kawasan tersebut sempat terdampak hujan dan peringatan potensi banjir.
Baca juga: Pesawat Jet Pribadi Jatuh di Florida, 9 Orang di Dalamnya Tewas





Komentar (0)