Vladimir Putin Puji Elon Musk Manusia Jenius, Akui Rusia Tertinggal dari Starlink

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Presiden Rusia, Vladimir Putin, memuji CEO SpaceX Elon Musk sebagai manusia jenius. Putin juga mengungkapkan bahwa dirinya menjalin komunikasi erat dengan Musk terkait pengembangan Rassvet, layanan internet satelit Rusia yang diproyeksikan menjadi pesaing Starlink.

"Elon Musk adalah seorang jenius, benar-benar jenius," kata Putin dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Rusia-Afrika pada Rabu (28/10).

Putin membandingkan perkembangan teknologi satelit Rusia dengan Starlink milik Musk. Menurutnya, SpaceX telah memiliki lebih dari 5.000 satelit di orbit, sementara Rusia baru memulai langkah awal untuk mengembangkan sistem serupa. Potensi hubungan antara Putin dan Musk ini dapat membawa dampak serius, terutama di tengah perang Rusia-Ukraina yang masih berlangsung sejak 2022.

Belakangan, Elon Musk menunjukkan ketidakpuasannya terhadap Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Situasi ini memunculkan kekhawatiran di kalangan pejabat Ukraina bahwa negara mereka bisa kehilangan akses ke Starshield, layanan komunikasi satelit versi militer dari jaringan Starlink yang selama ini diandalkan pasukan Ukraina.

Kekhawatiran tersebut sempat mendapat dasar. Selama sekitar 10 hari pada awal bulan ini, drone-drone Ukraina mengalami gangguan konektivitas yang cukup sering.

Menurut laporan The Wall Street Journal, Musk memerintahkan SpaceX untuk membatasi akses Starlink bagi Ukraina. Namun, laporan lain dari Reuters menyebut perintah tersebut justru berasal dari Gedung Putih.

Musk kemudian mengeklaim melalui unggahan di platform X bahwa Ukraina telah melanggar ketentuan layanan Starlink karena menggunakan teknologi tersebut untuk melakukan "serangan drone ofensif untuk membunuh orang".

Layanan Starlink di Ukraina kini tampaknya telah kembali beroperasi secara normal. Di tengah situasi tersebut, Musk juga menyampaikan pernyataan yang menegaskan pentingnya Starlink bagi pertahanan Ukraina.

"Jika Starlink dimatikan, garis depan Ukraina akan langsung runtuh. Ini bukan ancaman, melainkan sekadar pernyataan fakta," tulis Musk melalui akun X miliknya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Solusi DFSK E5 Plus Menekan Biaya Mobilitas Harian, Mulai Rp300 Ribuan/Bulan
• 22 jam lalu
0
thumb
Sidang Letjen Widi: Pengacara Ungkap 7 Kejanggalan Kasus Kebun Carui
• 3 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Atasi Krisis Air Bersih Akibat Kemarau Panjang di Sorong
• 21 jam lalu
0
thumb
Relawan Jokowi Sebut Prabowo-Gibran Satu Paket: Kalau Satu Cacat, Dua-Duanya Ikut Rontok!
• 23 jam lalu
0
thumb
Pemilik Toko Warga Negara Tiongkok di Italia Memasang Papan Peringatan Berisi Ancaman Pembunuhan, Kini Diserahkan kepada Proses Hukum
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.