Profil Kapolda Jateng Irjen Roy Hardi Siahaan, Pemburu Buronan Internasional Disorot Kasus Penggeledahan Ponpes

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Profil Irjen Pol Roy Hardi Siahaan, Kapolda Jawa Tengah yang tengah menjadi sorotan publik terkait penggeledahan Pondok Pesantren Himalatul Qur'an di Sukoharjo, Jawa Tengah.

Nama Irjen Pol Roy Hardi Siahaan bukan sosok baru dalam dunia penegakan hukum, khususnya pemberantasan narkotika dan kejahatan lintas negara. 

Jenderal polisi lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1993 ini memiliki rekam jejak panjang di bidang reserse sebelum dipercaya memimpin Polda Jateng.

Kini, namanya menyita perhatian publik, menyusul penggeledahan Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an di Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, pada Rabu 27 Oktober 2026.

Berikut, profil dan jejak karier Irjen Pol Roy Hardi Siahaan;

Roy Hardi Siahaan lahir di Medan, Sumatera Utara, pada 16 Februari 1970. Ia merupakan lulusan Akpol 1993 dengan nomor registrasi pokok (NRP) 70020378.

Sejak berkarier di kepolisian, Roy banyak berkecimpung dalam bidang reserse. Ia mengawali karier sebagai Pamapta Polda Jabar pada 1994, sebelum menempati sejumlah posisi strategis di lingkungan kepolisian.

Pengalamannya di bidang kriminalitas semakin terasah ketika dipercaya menjadi Kasat Reserse Polres Cirebon. Kariernya kemudian berlanjut di Jawa Tengah, antara lain sebagai Kasat IV Ditreskrim Polda Jateng pada 2009 dan Kasat Reskrim Polrestabes Semarang.

Ia juga pernah menjabat Kasat Reskrim Polrestabes Medan dan Kapolres Purbalingga pada 2010.

Perjalanan kariernya kemudian berlanjut ke tingkat kewilayahan dan nasional. Roy pernah menduduki jabatan Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Nusa Tenggara Timur serta Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Bengkulu.

Pengalaman tersebut membentuk rekam jejaknya sebagai perwira yang memiliki spesialisasi dalam penanganan tindak pidana, penyelidikan, dan pengejaran pelaku kejahatan.

Dipercaya Memimpin Polda Jateng

Setelah bertahun-tahun berkarier di bidang reserse dan pemberantasan narkotika, Roy mendapat kepercayaan untuk memimpin Polda Jawa Tengah pada 2 Oktober 2026.

Ia menggantikan Irjen Pol Ribut Hari Wibowo yang mendapat penugasan sebagai Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri.

Dalam jabatan barunya, Roy menyandang pangkat Inspektur Jenderal Polisi setelah sebelumnya berpangkat Brigadir Jenderal Polisi. (muu)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Produksi soda ash Petrokimia Gresik dapat gantikan 29 persen impor
• 11 jam lalu
0
thumb
Peristiwa 1 November: Uang Rp100 Ribu Pertama Terbit hingga Serbia Masuk PBB
• 21 jam lalu
0
thumb
Kata Tipe-X Hingga Guyon Waton Soal Alasan Mundur dari RANS Carnival
• 23 jam lalu
0
thumb
Kemenhut Perketat Pengawasan Lahan Bekas Karhutla di Kalteng, Pasang Plang Peringatan
• 13 jam lalu
0
thumb
Pengacara Sebut Propam Polri Usut Kasus Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.