Viral Pungutan hingga Jutaan Rupiah, Panitia Sedekah Bumi Menganti Sebut Bukan Instruksi Desa

suarasurabaya.net
1 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah Desa Menganti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik menegaskan tidak pernah menginstruksikan warga membayar iuran untuk kegiatan Kirab Budaya dan Sedekah Bumi Desa Menganti 2026.

Penegasan ini disampaikan menyusul informasi yang viral di media sosial serta keluhan warga mengenai dugaan pungutan hingga jutaan rupiah per kepala keluarga (KK) untuk memeriahkan kegiatan tersebut.

Imam Su’udi Sekretaris Desa Menganti sekaligus Ketua Panitia Kirab Budaya dan Sedekah Bumi mengatakan, sejak beberapa tahun terakhir panitia tidak pernah menetapkan kewajiban iuran kepada masyarakat.

“Untuk di Desa Menganti, tidak cuma tahun ini, tapi dari tahun-tahun yang lalu tidak pernah sama sekali urusan Sedekah Bumi kemudian kita menganjurkan untuk iuran. Tidak ada,” kata Imam saat on air di Radio Suara Surabaya pada Minggu (1/11/2026) sore.

Imam menjelaskan, pembiayaan kegiatan Sedekah Bumi selama ini dilakukan melalui pencarian sponsor di sekitar wilayah Menganti.

Panitia juga melibatkan berbagai unsur masyarakat dalam persiapan kegiatan, mulai dari RT, RW, BPD, LKMD, Karang Taruna hingga PKK.

Menurut Imam, informasi mengenai adanya penarikan uang kemungkinan berkaitan dengan inisiatif sejumlah kelompok anak muda yang ingin menghadirkan hiburan sound horeg dari wilayah masing-masing.

Namun, Imam memastikan kelompok tersebut tidak berada di bawah kepanitiaan maupun Karang Taruna Menganti. Imam menyebut penggalangan dana dilakukan secara mandiri oleh anak-anak muda di lingkungan gang masing-masing.

“Masalah iuran itu mungkin datangnya dari warga sendiri. Anak-anak muda itu yang bahasanya di sini urunan anak-anak muda, tapi mereka lepas sama sekali. Tidak ada instruksi dari panitia, dari pemerintah desa untuk iuran, tidak ada,” ujarnya.

Imam mengaku tidak mengetahui secara pasti kelompok maupun wilayah yang melakukan penarikan uang dari rumah ke rumah. Dia juga menegaskan tidak pernah memberikan instruksi ataupun menyarankan adanya pengumpulan dana tersebut.

“Kalaupun ada penarikan uang, mohon maaf, sampai sekarang saya tidak tahu RT/RW mana yang ada penarikan ini. Setahu saya itu anak-anak muda sendiri di wilayah tersebut,” katanya.

Terkait sound horeg, Imam mengatakan panitia sejak awal telah menyosialisasikan bahwa penyelenggara tidak mengadakan kegiatan tersebut.

Meski demikian, panitia memberikan ruang bagi warga yang ingin menggelarnya secara mandiri dengan tetap memenuhi ketentuan perizinan.

Warga yang berinisiatif mengadakan hiburan tersebut juga diminta menyertakan stempel basah dan tanda tangan RT/RW sebagai bentuk tanggung jawab bersama.

“Kalau warga ingin ada horeg, enggak apa-apa, panitia memfasilitasi untuk perizinan. Tapi panitia tidak mengadakan. Kalau memang warga mengadakan, ya monggo, RT/RW harus ada stempel basah dan tanda tangan tanggung jawab bersama,” jelas Imam.

Di luar polemik pungutan tersebut, Sedekah Bumi dan Kirab Budaya Menganti merupakan agenda tahunan masyarakat Desa Menganti.

Pada tahun ini, rangkaian kegiatan diawali dengan khataman Al Quran yang melibatkan ustaz dari tujuh dusun di Desa Menganti. Selanjutnya, masyarakat menggelar tumpengan bersama dengan melibatkan 41 RT, 13 RW, LKMD, dan BPD.

Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan pertunjukan wayang kulit dan campursari. Seluruh rangkaian Sedekah Bumi tersebut berlangsung pada 24 Oktober 2026.

Sementara itu, persiapan Kirab Budaya dimulai dengan kegiatan check sound pada 30 Oktober 2026 sebagai bagian dari latihan. Puncak Kirab Budaya dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober 2026.

Imam menambahkan, panitia juga telah memberikan arahan terkait pengaturan tingkat kebisingan atau desibel kepada pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. (saf/ham)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
MA Batalkan Suket Setara Ijazah SMA Gibran, Relawan GI-JOE: Terlalu Prematur
• 3 jam lalu
0
thumb
Jelang Pilkades Teluk Meranti, Kapolres Pelalawan Ajak Warga Jaga Persatuan
• 2 jam lalu
0
thumb
Polda Metro Jaya Buka Suara Soal Kehadiran Raffi Ahmad dan Willie Salim pada Acara Sumpah Pemuda di Bundaran HI
• 13 jam lalu
0
thumb
Guru Didorong Kuasai Kecerdasan Buatan untuk Ciptakan Pembelajaran Lebih Inovatif
• 16 jam lalu
0
thumb
Kapolda Metro Dorong Penataan Kampung Bahari demi Cegah Peredaran Narkoba
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.