Surabaya (beritajatim.com) – Rumah Makan Gulapadi yang mengusung kelezatan cita rasa masakan rumahan Nusantara kini resmi hadir di jantung Kota Surabaya.
Sukses menjejakkan kaki di Garut, Tasikmalaya, dan Bandung, Gulapadi memperluas sayap bisnis kulinernya dengan membuka cabang keempat sekaligus yang pertama di Jawa Timur.
Berlokasi strategis di Jalan Jawa Nomor 40–42, Gubeng, Surabaya, destinasi kuliner ini mengusung konsep warung makan yang berkesan sederhana dan ramah bagi semua kalangan.
Direktur Utama Gulapadi Jatim Grup, Aldo Jovian Hendrianto, mengungkapkan bahwa pihaknya ingin menghadirkan ruang yang membuat siapa saja merasa nyaman tanpa rasa canggung untuk berkunjung.
“Kami melihat animo luar biasa dari warga Surabaya, di mana tujuannya adalah membawa berkah, berbagi kebaikan, sekaligus membuka lapangan kerja,” ujar Aldo.
Dengan mengusung filosofi tanpa sekat, Gulapadi merancang ruang makan yang hangat dan modern agar bisa dinikmati oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, pekerja, hingga keluarga.
Tempat ini beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 23.00 WIB, menjadikannya destinasi ideal bagi pencari sarapan usai berolahraga maupun tempat bersantap selepas bekerja.
Meskipun grand opening baru akan dilangsungkan pada 11 November 2026, Gulapadi telah membuka pintu lebar-lebar untuk menyambut kedatangan pengunjung.
Menjawab tren gaya hidup kaum urban, Gulapadi Surabaya menyediakan fasilitas penunjang lengkap, mulai dari area indoor ber-AC yang bebas asap rokok, konsep ramah Work From Cafe (WFC), hingga akses Wi-Fi gratis.
Tak ketinggalan, sentuhan artistik berupa pajangan foto bertema Kota Surabaya turut mempercantik ruangan sekaligus memberikan sentuhan kultural bagi para pengunjung.
Dari sisi kuliner, Gulapadi konsisten menyuguhkan kelezatan hidangan Nusantara yang sangat akrab di lidah masyarakat Indonesia, khususnya warga Surabaya.
Aldo menegaskan bahwa seluruh makanan disajikan secara segar atau baru dimasak setelah dipesan (made to order). “Kami tidak punya satu menu signature khusus karena semuanya diunggulkan, mulai dari aneka nasi goreng, aneka ayam, hingga ragam olahan mi seperti mi dok-dok dan mi Aceh,” jelas Aldo.
Ia menambahkan, seluruh menu tersebut telah melalui proses research and development (R&D) yang matang demi menjaga konsistensi rasa terbaik.
Menariknya lagi, rangkaian menu sarapan khas Gulapadi kini juga sudah bisa dipesan kapan saja sepanjang hari oleh para pengunjung.
Tidak hanya itu, Gulapadi Surabaya menghadirkan sentuhan spesial berupa toko jajanan donat yang langsung terintegrasi dengan pabrik di bagian belakang restoran.
Inovasi tersebut memastikan para tamu dapat menikmati kudapan donat dalam kondisi sangat segar tanpa harus melalui jalur distribusi logistik yang panjang.
Meski menawarkan kualitas rasa premium dan kenyamanan ala kafe modern, Gulapadi tetap berkomitmen menjaga keterjangkauan harga yang ramah di kantong pelajar, mahasiswa, hingga komunitas.
Ragam hidangan lezat di tempat ini dapat dinikmati mulai dari harga Rp5.000 untuk camilan hingga Rp17.000 untuk porsi makanan berat reguler.
Guna mengakomodasi kebutuhan publik, Gulapadi Surabaya turut menyediakan layanan reservasi, paket prasmanan, katering, hingga ruang kolaborasi untuk berbagai kegiatan komunitas bersama orang tersayang. (rma/kun)





Komentar (0)