Raffi Ahmad Buka Suara soal Polemik Deklarasi Sumpah Pemuda: Saya Terbuka Terhadap Kritik, Bukan Fitnah!

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Raffi Ahmad akhirnya angkat bicara setelah kehadirannya dalam deklarasi Sumpah Pemuda di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, menuai kontroversi. Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni itu memberikan klarifikasi sekaligus menegaskan bahwa dirinya terbuka terhadap kritik, selama disampaikan berdasarkan fakta.

Melalui pernyataan yang diunggah di Instagram @raffinagita1717, Raffi menjelaskan bahwa kehadirannya dalam acara yang digelar sehari sebelumnya itu hanya sebatas memenuhi undangan. Ia mengaku baru memperoleh informasi mengenai kegiatan tersebut pada malam sebelum acara berlangsung.

Baca Juga :
Disorot Gegara Hadiri Deklarasi Sumpah Pemuda, Willie Salim Ngaku Lakukan Kesalahan Ini
Raffi Ahmad dan Irfan Hakim Panik Dapat Peringatan Serangan Udara di Arab Saudi, Perjalanan ke Taif Batal

Raffi juga membantah terlibat dalam persiapan maupun pengaturan jalannya deklarasi. Menurutnya, ia tidak mengetahui secara detail susunan kegiatan ataupun siapa saja pihak yang akan hadir.

"Saya hadir dalam kegiatan deklarasi Sumpah Pemuda kemarin sebagai undangan yang informasinya baru saya terima pada malam sebelum acara. Saya tidak terlibat dalam perencanaan maupun penyusunan acara, serta tidak mengetahui detail susunan acara dan pihak-pihak yang hadir," tulis Raffi, dikutip Sabtu (31/10/2026).

Tak hanya soal kapasitasnya dalam kegiatan tersebut, suami Nagita Slavina itu turut meluruskan tudingan mengenai dugaan keterlibatannya dalam memunculkan salah satu merek di lokasi acara. Raffi dengan tegas membantah tuduhan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa gapura dan pembatas jalan yang menampilkan merek dimaksud telah terpasang jauh sebelum deklarasi berlangsung. Karena itu, menurut Raffi, keberadaan atribut tersebut tidak berkaitan dengan kehadirannya.

"Saya juga ingin menegaskan bahwa tuduhan mengatur kemunculan salah satu merek tidak benar. Gapura dan pembatas jalan yang menampilkan merek tersebut sudah berdiri jauh sebelum acara dan tidak berkaitan dengan kehadiran saya," lanjutnya.

Di tengah polemik tersebut, Raffi juga memberikan tanggapan mengenai aksi mahasiswa yang berlangsung pada 28 Oktober 2026. Ia menegaskan menghormati hak setiap warga negara, termasuk mahasiswa, untuk menyampaikan aspirasi dan pendapat.

Raffi bahkan menilai suara mahasiswa merupakan bagian penting yang patut didengar. Ia mengaku tidak menutup diri terhadap berbagai kritik maupun masukan yang ditujukan kepadanya.

Namun, Raffi berharap kritik tersebut disampaikan dengan landasan informasi yang benar. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan atau menyebarkan tuduhan yang belum terbukti, terlebih jika sudah menyangkut keluarganya.

Baca Juga :
Live Streaming Indonesia vs Thailand Bikin Rans Entertainment Jadi Nomor 1 Dunia di YouTube
Heboh! Momen Raffi Ahmad Sampai Salto Bertemu Presiden FIFA Gianni Infantino di Jakarta
Dilantik Sebagai Wantimpres, Eks Ketua MK Anwar Usman Mengaku Dihubungi Raffi Ahmad

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Diduga Menjadi Sasaran Serangan Siber, Peralatan Pendingin di Sejumlah Pangkalan Militer AS Mengalami Kerusakan Berturut-turut
• 15 jam lalu
0
thumb
Pemilu Paruh Waktu AS hingga Rilis Laporan Keuangan Uji Wall Street Pekan Depan
• 6 jam lalu
0
thumb
AS Sebut CEO Nvidia Jadi Target Mata-mata China Lewat Agen di Singapura
• 15 jam lalu
0
thumb
Gandeng Sponsor Eropa, PERINMA Salurkan 15 Laptop ke SD Negeri di NTT
• 4 jam lalu
0
thumb
Diiming-imingi Gaji Rp40 Juta dan Bonus Rp400 Juta, Pria Asal Tulungagung Nyaris Jadi Tentara Bayaran
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.