Investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih atau net sell di pasar saham Indonesia sepanjang tahun 2026. Berdasarkan data RTI Business, sejak awal tahun hingga 29 Oktober 2026, nilai jual bersih investor asing tercatat mencapai Rp 97,78 triliun.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip melalui RTI Bisnis, aksi jual bersih investor asing di pasar reguler (regular market) mencapai Rp 126,20 triliun. Sementara itu, di pasar negosiasi dan tunai NG+TN), investor asing masih mencatatkan beli bersih sebesar Rp 28,41 triliun.
Dari sisi volume, total transaksi saham sepanjang tahun berjalan tercatat mencapai 7,9 triliun saham. Investor asing berkontribusi sebesar 23,07 persen terhadap keseluruhan volume transaksi.
Secara rinci, volume pembelian saham oleh investor asing mencapai 1,7 triliun saham atau setara 10,88 persen dari total volume transaksi. Sementara itu, volume penjualannya mencapai 1,9 triliun saham atau 12,19 persen.
Adapun investor domestik mendominasi volume transaksi saham sebesar 76,93 persen. Volume beli investor domestik tercatat mencapai 6,2 triliun saham atau 39,12 persen, sedangkan volume jualnya mencapai 6 triliun saham atau 37,81 persen.
Sementara itu, total nilai transaksi saham sepanjang tahun berjalan tercatat mencapai Rp 4.018,6 triliun dengan asing
Di tengah tekanan jual investor asing tersebut, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga masih mengalami koreksi. Secara tahun berjalan (year to date/ytd), IHSG tercatat melemah 41,57 persen.






Komentar (0)