Pramono Anung Resmikan Oncology Center RSUD Pasar Minggu, Kini Layani Pasien Kanker Secara Terintegrasi

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Oncology Center RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Jumat, 30 Oktober 2026.

Kehadiran pusat layanan kanker ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperluas akses penanganan kanker yang terintegrasi, mulai dari deteksi dini, diagnosis, pengobatan, hingga rehabilitasi dan perawatan paliatif.

Pramono mengatakan, RSUD Pasar Minggu telah menjadi salah satu rumah sakit rujukan bagi pasien kanker, termasuk dari wilayah sekitar Jakarta.

BACA JUGA:Jakpro Wadahi Ide Anak Muda soal Pengembangan LRT dan Masa Depan Kawasan

Karena itu, pengembangan fasilitas onkologi diharapkan mempermudah masyarakat memperoleh penanganan secara menyeluruh dan berkesinambungan.

“Peresmian ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat pelayanan kanker yang ada di Jakarta. Rumah sakit ini memang menjadi salah satu rumah sakit dengan spesialisasi utama dalam penanganan penyakit kanker. Bahkan, pasien dari sejumlah daerah di sekitar Jakarta juga banyak yang dirujuk ke sini,” ujar Pramono.

Oncology Center RSUD Pasar Minggu menyediakan layanan deteksi dan diagnosis dini, kemoterapi, radioterapi, bedah onkologi, serta ginekologi onkologi.

Pelayanan juga mencakup rehabilitasi, perawatan paliatif, dan navigasi pasien untuk membantu penderita kanker menjalani setiap tahapan pengobatan.

Layanan tersebut ditangani tim medis multidisiplin yang melibatkan dokter spesialis onkologi, bedah onkologi, ginekologi onkologi, radiologi, perawat onkologi, serta tenaga kesehatan terkait.

BACA JUGA:Jadwal Layanan SIM Keliling Jakarta Hari Ini 30 Oktober 2026 Lengkap Lokasi Perpanjangnya

“Harapan saya, kehadiran Oncology Center ini bisa membantu sekaligus meringankan beban para penderita kanker di Jakarta,” ungkap Gubernur Pramono.

Dalam peninjauan tersebut, Pramono juga berdialog dengan pasien yang menjalani pengobatan kanker, termasuk pasien rujukan dari luar Jakarta.

Ia menyoroti tingginya kebutuhan radioterapi yang mengharuskan pasien menjalani pengobatan secara berulang.

Untuk meningkatkan kapasitas pelayanan, Pramono meminta jajaran terkait mengkaji penambahan satu unit Linear Accelerator (LINAC), yakni perangkat radioterapi untuk menangani kanker.

Penambahan alat tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pelayanan dan mempermudah akses pengobatan bagi pasien.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Unpad dan Universitas Bern Swiss Teken MoU, Perkuat Kerja Sama Pendidikan dan Penelitian Internasional
• 10 jam lalu
0
thumb
Ada Apa dengan Iran?! Pusat Militer Mendadak Dikosongkan, Ledakan Misterius Guncang Suriah!
• 21 jam lalu
0
thumb
Pemerintah akan Bangun Flyover Bulak Kapal Bekasi, Ditarget Rampung Awal 2028
• 4 jam lalu
0
thumb
Kunjungi Rumah Duka Petugas KPH Saddang 2 di Toraja Utara, Gubernur Sulsel: Saya Minta Laporkan Jika Ada Dugaan Pembakaran Lahan
• 21 jam lalu
0
thumb
Ternyata KPK Geledah Enam Perusahaan Terafiliasi Djarum, Ini Hasilnya...
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.