Kunjungi Rumah Duka Petugas KPH Saddang 2 di Toraja Utara, Gubernur Sulsel: Saya Minta Laporkan Jika Ada Dugaan Pembakaran Lahan

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, TORAJA UTARA — Kabar duka menimpa pejuang pemadam Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Toraja Utara, Sulsel.

Korban atas nama Padayya Mangampang, yang tertimpa pohon saat bertugas menangani Karhutla di Nanggala Toraja Utara, Sulsel.

Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, menyambut kedatangan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, sata tiba dirumah duka, di wilayah Rante Karassik, Toraja Utara, Sulsel, Kamis (29/10/2026) Sore sekitar pukul 18.00 Wita.

Gubernur Sulsel serta dengan rombongan tiba dirumah duka, dari wilayah Luwu Raya. Selain Bupati Toraja Utara, juga ditemani oleh Forkopimda Toraja Utara.

Termasuk Kapolres Toraja Utara, AKBP Yoseph Adi Rakhmat Sudrajat, S.H., S.I.K., M.I.K, serta Dandim 1414 Tana Toraja, Letkol. Inf. Armal, S.H., M.I.P.

Keluarga almarhum, nampak berusaha tegar dalam menyikapi tragedi ini. Setelah berbicang panjang lebar dengan keluarga Almarhum, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, sampaikan agar dilaporkan.

“Jadi ini juga arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, agar ditindak tegas dan untuk petugas KPH Tana Toraja dan KPH Toraja Utara laporkan ke aparat termasuk ke Kementrian dan saya pasti akan awasi dan kontrol,” ucapnya.

Ia berharap agar APD dan sarana prasarana petugas KPH, Manggala Agni dan Satpol PP-Damkar dilengkapi.

“Ke depan saya minta dilengkapi ini alat saran dan lainnya, catat dan sampaikan ke saya,” tuturnya saat berbincang sejenak dengan salah satu petugas KPH Saddang 2.

Selain itu, ia berjanji akan membiayai pendidikan anak almarhum. “Saya sudah bilang tadi, di luar santunan, biaya anak sekolah almarhum akan kami handel,” jelasnya.

Setelah berkunjung dan berbincang sejenak, Gubernur Sulsel serta rombongan melanjutkan perjalanannya.

Sebelumnya diberitakan bahwa saat kejadian tersebut terjadi, almarhum serta petugas lainnya sementara beristirahat, terdengar bunyi yang keras yaitu pohon tumbang.

Semua berlarian menyelamatkan diri, namun korban atas nama Padayya. Tak bersama teman-temannya, sontak hal ini membuat panik petugas lainnya.

Petugas mencari keberadaan Padayya di malam yang gelap dan hanya bermodalkan penerangan seadanya. Korban ditemukan tergeletak di samping pohon yang tumbang. Dan petugas lainnya membawa korban ke RS Elim Rantepao.

Namun naas, nyawa korban tak tertolong. Hal ini menambah panjang deretan petugas dan warga yang meninggal dunia, di saat bertugas memadamkan api karhutla di berbagai wilayah Indonesia. (edy)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dubes ungkap Prabowo direncanakan kunjungi Kazakhstan pada 2027
• 19 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Dorong Petani Sawit Masuk Sektor Pengolahan
• 16 jam lalu
0
thumb
Kemendikdasmen Ajak Generasi Muda Jaga Bahasa Indonesia sebagai Identitas Bangsa di Momentum Sumpah Pemuda
• 22 jam lalu
0
thumb
UB Gelar Konferensi Internasional, Delegasi dari 9 Negara Bahas Pendidikan Inklusif
• 4 jam lalu
0
thumb
Kemenkop Bersama Pertamina Resmikan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah Melalui KDKMP
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.