WASHINGTON – Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Pete Hegseth memecat Letnan Jenderal Brett Sylvia dari jabatannya sebagai Direktur Strategi, Perencanaan, dan Kebijakan di Kepala Staf Gabungan. Pemecatan tersebut dilakukan setelah Sylvia diduga membocorkan informasi rahasia terkait perang Iran dan konflik Rusia-Ukraina kepada media.
Seorang pejabat Departemen Pertahanan AS mengatakan kepada Al Jazeera, Kamis, bahwa Sylvia diduga bertemu dengan sejumlah wartawan di luar Pentagon untuk membocorkan informasi rahasia.
"Sylvia sedang diselidiki karena membocorkan informasi rahasia tentang perang Iran, perang antara Rusia dan Ukraina, dan banyak lagi," ujar pejabat tersebut.
Pentagon menyatakan penyelidikan terhadap Sylvia masih berlangsung, dan kasusnya telah dirujuk ke Departemen Kehakiman AS untuk ditindaklanjuti.
"Itu adalah tanggung jawab CENTCOM (Komando Pusat AS) dan komandannya, Laksamana Brad Cooper," katanya.
Pemecatan Sylvia terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran. Presiden Donald Trump berulang kali mengisyaratkan kemungkinan melancarkan kembali operasi militer terhadap Iran.





Komentar (0)