Kemenimipas Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Karhutla dan Kekeringan di Sejumlah Wilayah

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG, DISWAY.ID – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat dan keluarga pegawai yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan di sejumlah wilayah Indonesia. 

Bantuan melalui program Imipas Peduli tersebut meliputi masker, obat-obatan, santunan, distribusi air bersih, paket sembako, hingga pembangunan sumur bor. 

Penyaluran bantuan ini disampaikan dalam kegiatan Kick Off Peringatan Hari Bakti ke-2 Tahun 2026 di Auditorium Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas), Tangerang.

Bantuan disalurkan sesuai dengan kebutuhan di masing-masing wilayah terdampak. Di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur, Kemenimipas menyalurkan masker, obat-obatan, serta santunan bagi pegawai dan keluarga yang terdampak kabut asap akibat karhutla. 

BACA JUGA:Dikritik Malaysia-Singapura soal Kabut Asap Karhutla, Dasco: Tak Perlu Tersinggung, Harus Dijawab Kerja Nyata

Sementara itu, untuk membantu masyarakat menghadapi kekeringan, Kemenimipas mendistribusikan 150 tangki air bersih ke Daerah Istimewa Yogyakarta dan 200 tangki air bersih ke Jawa Tengah. 

Bantuan di Jawa Tengah juga mencakup 200 paket sembako, masing-masing 100 paket untuk masyarakat di Cilacap dan Blora, serta pembangunan sumur bor guna mendukung ketersediaan air bersih di Blora. 

Selain penyaluran bantuan tersebut, pegawai Kemenimipas berhasil menghimpun donasi sebesar Rp300 juta untuk mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Imipas, Agus Andrianto, berdialog secara virtual dengan jajaran kantor wilayah dan perwakilan penerima bantuan di daerah terdampak. 

BACA JUGA:Kemenimipas Rombak Jajaran Pejabat, Agus Andrianto Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Melalui dialog ini, Menteri Agus mendengarkan langsung kondisi masyarakat dan pegawai yang terdampak, sekaligus memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Perwakilan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Tengah, Budiman Hadiwasito, menyampaikan bahwa kabut asap akibat karhutla telah berlangsung selama kurang lebih tiga bulan dan berdampak pada kesehatan pegawai beserta keluarganya. 

Ia menjelaskan bahwa sejumlah anggota keluarga pegawai mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan masih menjalani pemantauan kesehatan.

“Di Kalimantan Tengah ini sudah tiga bulan kami mengalami musibah kabut asap, Bapak. Jadi terdampak, sudah dua orang yang terdampak. Yang pertama adalah keluarga dari Bapak Edi Rangga, di mana kedua anaknya yang berumur dua dan delapan tahun mengalami ISPA,” ujar Budiman.

Menanggapi laporan tersebut, Menteri Agus menyampaikan keprihatinannya atas dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat dan keluarga pegawai. 

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dalam Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA
• 3 jam lalu
0
thumb
Kunjungi Rumah Duka Petugas KPH Saddang 2 di Toraja Utara, Gubernur Sulsel: Saya Minta Laporkan Jika Ada Dugaan Pembakaran Lahan
• 3 jam lalu
0
thumb
Jadi Saksi di Sidang Dokter Tifa, Ade Darmawan Beri Keterangan soal Foto Jokowi
• 10 jam lalu
0
thumb
DBS Bantah Rumor Merger, Saham BBCA Balik Jatuh 5 Persen
• 8 jam lalu
0
thumb
Aimoga Perlihatkan Peran Robot dalam Kehidupan Sehari-hari pada Masa Depan
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.