Ilustrasi hujan (Sumber: Envato/ArtRachen)
JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Indonesia yang berlaku pada periode akhir Oktober 2026.
Berdasarkan data analisis meteorologi publik BMKG, dinamika atmosfer pada tanggal 30 hingga 31 Oktober 2026 menunjukkan peningkatan potensi curah hujan di sejumlah besar daerah.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, hingga tanah longsor.
Peringatan Dini Cuaca 30 Oktober 2026Pada Jumat, 30 Oktober 2026, BMKG menetapkan status Siaga dan Waspada untuk beberapa daerah di Indonesia dengan rincian sebagai berikut:
1. Status Siaga (Hujan Lebat-Sangat Lebat)
Dua provinsi di wilayah utara Pulau Sumatera ditetapkan dalam status Siaga:
Baca Juga: Peringatan Dini Cuaca BMKG Jabodetabek Besok 30 Oktober 2026, Tangerang-Depok Waspada Hujan Lebat
- Aceh
- Sumatera Utara
2. Status Waspada (Hujan Sedang-Lebat)
Sebanyak 23 provinsi berada dalam tingkat ancaman Waspada hujan sedang hingga lebat:
- Sumatera: Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, dan Lampung.
- Jawa & Bali: Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.
- Nusa Tenggara: Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
- Kalimantan: Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.
- Sulawesi, Maluku, & Papua: Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
Pada tanggal 30 Oktober 2026, BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini untuk kriteria status Awas maupun Peringatan Dini Angin Kencang.
Memasuki Sabtu, 31 Oktober 2026, pola sebaran curah hujan mengalami pergeseran di beberapa lokasi:
1. Status Siaga (Hujan Lebat-Sangat Lebat)
Baca Juga: Daftar Wilayah Masuk Musim Hujan November 2026 Menurut Prediksi BMKG
Wilayah yang berada dalam status Siaga terkonsentrasi di:
- Sumatera Utara
2. Status Waspada (Hujan Sedang – Lebat)
Cakupan wilayah yang berstatus Waspada meluas hingga mencakup 26 provinsi:
- Sumatera: Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, dan Lampung.
- Jawa & Bali: Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Bali.
- Nusa Tenggara: Nusa Tenggara Timur (NTT).
- Kalimantan: Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Utara.
- Sulawesi: Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan.
- Maluku & Papua: Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.
Sama seperti hari sebelumnya, pada 31 Oktober 2026 tidak tercatat wilayah dengan kategori status Awas atau Peringatan Dini Angin Kencang.
Kategori Level Potensi Dampak Bencana HidrometeorologiBMKG membagi potensi dampak bencana hidrometeorologi (banjir, luapan air sungai, banjir bandang, dan tanah longsor) ke dalam tiga tingkatan utama:
- Level Waspada: Potensi bencana hidrometeorologi berupa genangan, luapan air sungai, dan tanah longsor yang dapat mengganggu aktivitas harian masyarakat.
- Level Siaga: Potensi bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, dan tanah longsor yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat, mengganggu layanan publik, serta merusak sarana infrastruktur.
- Level Awas: Potensi bencana hidrometeorologi meluas berupa banjir, banjir bandang, dan tanah longsor yang menyebabkan terhentinya layanan publik secara total, kerusakan signifikan pada infrastruktur vital, serta berisiko tinggi terhadap keselamatan jiwa.
Masyarakat yang bermukim di daerah rawan genangan, lereng perbukitan, serta bantaran sungai diimbau untuk selalu memperbarui informasi cuaca resmi melalui kanal BMKG di www.bmkg.go.id atau media sosial @InfoBMKG.
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Dian Nita Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- peringatan dini
- bmkg
- besok
- hujan






Komentar (0)