Kronologi Bobotoh Tewas Dibacok Usai Tonton Laga Persib di Stadion Pakansari Bogor

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

BANDUNG -- Polisi mengungkapkan kronologi bobotoh tewas berinisial ARK dibacok usai menonton laga Garudayaksa Vs Persib Bandung di Stadion Pakansari Bogor, Ahad (25/10/2026) kemarin. Pelaku sendiri berinisial MR (29 tahun) telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolres Bogor AKBP Arfan Zulkan Sipayung mengatakan korban bersama temannya menonton pertandingan Garudayaksa Vs Persib Bandung di luar stadion Pakansari, Bogor, Ahad (25/10/2026). Usai menonton laga, ia mengatakan korban bersama temannya sekitar pukul 22.00 WIB pulang.

Baca Juga
  • Kronologi Bobotoh Tewas Dibacok Usai Tonton Laga Persib di Stadion Bogor
  • Bobotoh Ditemukan Tewas Usai Laga Garudayaksa Vs Persib, Polisi Minta Masyarakat tak Terprovokasi
  • Dekat dengan Bobotoh, bank bjb Permudah Kepemilikan Kartu ATM Edisi PERSIB
"Menurut keterangan saksi, mereka melihat rombongan kelompok yang sedang konvoi lalu saksi dan korban pun berboncengan motor dan akhirnya ikut rombongan tersebut," ucap dia, Kamis (29/10/2026).

Di perjalanan di Jalan Jakarta Bogor, ia mengatakan korban turun dari motor dan ikut dengan motor lain dan rombongan yang berada di depannya. Selanjutnya, temannya memilih untuk pulang.

.rec-desc {padding: 7px !important;} Namun, di perjalanan, ia mengatakan teman korban melihat kerumunan. Saat temannya mengecek kerumunan tersebut, mereka melihat korban tergeletak dalam keadaan terluka.

Ia mengatakan teman-teman korban pun langsung menghubungi kepolisian. Petugas yang sudah berada di lokasi mengevakuasi korban ke RSUD Cibinong dan dinyatakan telah meninggal dunia.

"Modus operandi berdasarkan keterangan tersangka, tersangka sering melakukan tawuran atau mencari lawan di wilayah jembatan hitam

sekitar Jalan Raya Jakarta Bogor pada malam itu," kata dia.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gigi Anak Bagian Bawah Runcing Semua, Normalkah? Ini Penjelasan Dokter
• 2 jam lalu
0
thumb
Sidang Kasus Ijazah Jokowi, Ade Darmawan Beberkan Bukti Digital dan Keterlibatan Dokter Tifa
• 7 jam lalu
0
thumb
Tarif Khusus ke Uni Eropa Berakhir Januari 2027, Pemerintah Targetkan IEU-CEPA Diteken Pekan Ini
• 11 jam lalu
0
thumb
Peringatan 1 Tahun Sekolah Rakyat, Kemensos Hadirkan Beragam Layanan Gratis
• 5 jam lalu
0
thumb
Skakmat Bukti yang Diuji Doktif, Richard Lee Beberkan Data Penjualan Toko di Sidang
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.