Bengkel Pesawat RI Diakui Eropa, FL Technics Indonesia Siap Layani Maskapai Uni Eropa

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Denpasar -

Indonesia kembali mencatatkan pencapaian signifikan di kancah penerbangan internasional. Kompleks fasilitas perawatan pesawat milik FL Technics Indonesia di Bali secara resmi telah mengantongi sertifikasi bergengsi EASA Part-145 yang diterbitkan langsung oleh European Union Aviation Safety Agency (EASA).

Pencapaian ini menempatkan FL Technics Indonesia sebagai salah satu dari segelintir fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) di Tanah Air yang memenuhi standar regulasi penerbangan sipil Eropa yang dikenal sangat ketat dan disiplin.

Chairman FL Technics Indonesia, Martynas Grigas mengatakan fasilitas serupa yang berlokasi di Jakarta dan Denpasar juga telah sukses melayani maskapai terdaftar dari berbagai belahan dunia, mulai dari kawasan Amerika, Asia, Afrika, hingga Australia. 

Menurut dia, sertifikasi EASA ini sekaligus menjadi quality stamp yang menegaskan standar operasional berstandar internasional. Pengakuan tersebut diraih setelah melalui rangkaian audit teknis yang ketat dari para inspektur EASA, mencakup kelayakan infrastruktur hanggar, sistem perkakas (tooling systems), hingga kompetensi dan kesiapan tenaga teknik.

"Pekan depan, kita akan langsung memulai pengerjaan untuk operator penerbangan asal Uni Eropa, dengan gelombang kedatangan armada berikutnya yang sudah terjadwal di bulan November 2026," kata Martynas, Rabu (28/10/2026).

Melalui legitimasi EASA ini, FL Technics Indonesia kini memiliki mandat penuh untuk memberikan layanan perawatan menyeluruh, baik base maintenance maupun line maintenance, kepada maskapai komersial maupun perusahaan leasing asal Eropa.

Baca Juga: Kasih Stimulus, Kemenhub Target Harga Tiket Pesawat Turun 12% di Nataru

Baca Juga: Bantu Indonesia Padamkan Karhutla, Malaysia Tawarkan Pesawat Amfibi dan Helikopter

Dengan ruang lingkup layanan mencakup tipe pesawat narrowbody, yang merupakan tulang punggung penerbangan komersial dunia saat ini, seperti Airbus A320 family (CEO dan NEO) serta Boeing 737 Classic, Next Generation, hingga seri MAX.

Berdiri di atas lahan seluas 17.000 meter persegi di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, fasilitas modern ini terdiri dari tiga hanggar dengan tiga aircraft bays, serta fasilitas paint booth seluas 2.000 meter persegi yang berstandar mutakhir.

Perpaduan ini diyakini mampu menawarkan solusi perawatan airframe yang efisien, menekan waktu henti (downtime), sekaligus menjamin standar keselamatan penerbangan yang tanpa kompromi.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PKS Bantah Jokowi Soal Operasi Politik: Operasi Itu Terjadi saat MK Ubah Batas Usia Calon
• 3 jam lalu
0
thumb
KPK Geledah Kantor Bea Cukai Kudus dan PT Djarum, Sita Dokumen serta Barang Bukti Elektronik
• 1 jam lalu
0
thumb
CCTV untuk Pantau Arus Lalu Lintas saat Demo Hari Ini
• 9 jam lalu
0
thumb
Momen Menlu Singapura Temui Prabowo di Hambalang
• 1 jam lalu
0
thumb
Di Komisi III DPR, Advokat AAI Sebut Indonesia Perlu Pusat Analisis Data Aset
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.