Peringati Sumpah Pemuda, DPR Ajak Perkuat Persatuan Lewat Kerja Nyata

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan persatuan bangsa harus diwujudkan melalui kerja nyata, bukan sekadar semboyan. Ia mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda, menjaga persatuan dan mengutamakan kepentingan nasional di tengah berbagai tantangan.

“Karena itu, persatuan tidak boleh berhenti menjadi semboyan. Ia harus menjelma menjadi kemampuan negara dalam mengambil keputusan yang tepat, cepat, dan adil,” ujar Dasco dalam pidatonya pada peringatan 98 tahun Sumpah Pemuda, dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV, Rabu 28 Oktober 2026. 

Dasco mengatakan, semangat Sumpah Pemuda yang diikrarkan pada 28 Oktober 1928 mengajarkan pentingnya menempatkan cita-cita bangsa di atas perbedaan daerah, suku, dan organisasi. Menurutnya, semangat tersebut kembali dibutuhkan di tengah ketidakpastian geopolitik dan geoekonomi dunia.

“Mereka tidak menunggu keadaan menjadi mudah untuk bersatu. Mereka bersatu justru karena menyadari bahwa masa depan tidak mungkin diperjuangkan sendiri-sendiri,” katanya.

Ia menilai, tantangan saat ini tidak hanya berkaitan dengan persaingan antarnegara, tetapi juga berdampak pada kehidupan masyarakat. Ketegangan di Timur Tengah, misalnya, dapat memengaruhi harga energi, biaya pengangkutan, rantai pasok, hingga inflasi.

Selain itu, dinamika Laut Cina Selatan, ancaman siber, disinformasi, bencana kebakaran hutan dan lahan, serta ancaman pangan turut menguji ketahanan nasional.

Dasco juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan dengan negara tetangga melalui kerja sama dan sikap saling menghormati. Ia menyinggung perhatian serta kritik Malaysia dan Singapura terkait kabut asap lintas batas yang perlu dijawab melalui langkah konkret.

“Kritik tidak perlu dibalas dengan ketersinggungan. Kritik perlu dijawab dengan kerja yang dapat diuji,” tegasnya.

Baca Juga :

Aktualisasi Sumpah Pemuda Lewat Peran Nyata Petani Muda

Menurut Dasco, upaya melindungi warga terdampak, memperkuat pencegahan dan penegakan hukum, serta memulihkan lingkungan harus menjadi perhatian. Ia juga mendorong parlemen negara-negara ASEAN mempererat kerja sama dalam pencegahan bencana, keamanan siber, ketahanan pangan, energi, dan penyelesaian persoalan lintas batas.

Dalam kehidupan politik dalam negeri, Dasco mengingatkan bahwa perbedaan partai, fraksi, maupun daerah pemilihan tidak boleh menjadi penghalang untuk memperjuangkan kepentingan bangsa. Ia menegaskan bahwa partai dan fraksi merupakan sarana pengabdian, sedangkan Indonesia adalah amanah bersama.

“Partai adalah jalan pengabdian. Fraksi adalah sarana memperjuangkan aspirasi. Tetapi Indonesia adalah amanah kita bersama,” ujarnya.

Dasco turut menyoroti peran DPR dalam menghadirkan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ia menyebut, pada masa persidangan I tahun sidang 2026-2027, DPR RI bersama pemerintah menyetujui rancangan undang-undang mengenai pengaturan reforma agraria, perlindungan ketenagakerjaan, dan Satu Data Indonesia.

Sementara itu, pada masa persidangan II mendatang, terdapat empat agenda legislasi yang perlu dikerjakan secara cermat, yakni RUU Keamanan dan Ketahanan Siber, RUU Masyarakat Adat, RUU Administrasi Kependudukan, serta RUU Perampasan Aset. 

Ia menekankan bahwa pembentukan regulasi harus tetap memperhatikan perlindungan hak warga, kepastian hukum, dan pengawasan yang memadai. Menurutnya, integrasi data juga penting untuk mendukung kebijakan publik tanpa mengabaikan privasi maupun kewenangan pemerintah daerah.

“Yang kita satukan adalah standar, keterhubungan, dan tanggung jawab atas data, bukan mematikan keragaman dan prakarsa daerah,” kata Dasco.

Menutup pidatonya, Dasco mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda, menjaga persatuan sekaligus berani memperbaiki kekurangan di dalam negeri. Ia berharap Indonesia dapat terus menjaga konstitusi, keadilan bagi rakyat, dan kedaulatan nasional di tengah perubahan dunia.

“Pemuda adalah denyut nadi Indonesia, dan menjaga persatuan adalah sumpah abadi kita bersama untuk Indonesia tetap abadi nan jaya,” pungkasnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Cek NIK di cekbansos.go.id Dapat Desil 6-10, Apakah Dapat Bansos?
• 8 jam lalu
0
thumb
Apple Rilis MacBook Pro 14 Inci Chip M6 Terbaru, Cek Spesifikasinya
• 13 jam lalu
0
thumb
Kantor di Kudus Digeledah KPK, Begini Respons Bea Cukai
• 5 menit lalu
0
thumb
Promo Sumpah Pemuda BRI 2026, Ada Cashback di Djournal hingga Diskon INFORMA
• 6 jam lalu
0
thumb
OJK Terima 423 Karya Ilmiah di KARISMA 2026, Tertinggi Sejak 2021
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.