Sebanyak 19 Perenang Siap Seberangi Selat Madura demi Bantu Perempuan Nelayan Korban Abrasi di Demak

pantau.com
8 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Sebanyak 19 perenang amatir akan menyeberangi Selat Madura pada Minggu (1/11/2026) melalui gerakan Xtreme Impact untuk menggalang donasi sebesar Rp1 miliar bagi perempuan nelayan dan warga Desa Timbulsloko, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, yang terdampak abrasi dan banjir rob.

Kegiatan yang digagas bersama BenihBaik.com dan Bandar Djakarta Group tersebut mengambil rute dari Madura menuju Pangkalan TNI Angkatan Laut Koarmada II di Surabaya.

Dana yang terkumpul direncanakan untuk membangun infrastruktur adaptif, menyediakan fasilitas air bersih, serta mendukung kemandirian ekonomi perempuan pesisir.

"Kami tidak berenang untuk memecahkan rekor personal. Kami berenang untuk mengubah kehidupan. Berenang menyeberangi Selat Madura hanyalah medium, tujuan sebenarnya adalah membangun jembatan harapan bagi saudara-saudara kita yang kehilangan daratan di Timbulsloko," kata penggagas Xtreme Impact, Arto Biantoro, dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10/2026).

Donasi Rp1 Miliar Ditargetkan untuk Warga Pesisir Demak

Penyelenggara menargetkan penggalangan dana publik mencapai Rp1 miliar melalui kampanye Xtreme Impact: Bantu Perempuan Pesisir Demak.

Masyarakat dapat menyalurkan donasi melalui BenihBaik.com atau situs resmi xtremeimpact.org.

Bantuan tersebut akan digunakan untuk pembangunan jalan dan jembatan apung, fasilitas air bersih, serta rumah produksi bernama Omah Iwak.

Rumah produksi tersebut dirancang sebagai tempat pengolahan hasil laut untuk membantu perempuan nelayan meningkatkan kemandirian ekonomi di tengah ancaman perubahan iklim.

Perwakilan Bandar Djakarta, Wendy Santoso, menyatakan dukungannya terhadap gerakan sosial yang ditujukan bagi masyarakat pesisir tersebut.

"Jadi, pada saat kita mendengar misi dari rekan-rekan dari Extreme Impact untuk melakukan serangkaian kegiatan yang untuk membantu nelayan perempuan di Kabupaten Demak, kami melihat ini bukan sekedar kegiatan amal, tapi ini adalah sebuah kegiatan yang kelihatannya memang harus kita dukung, dan Jakarta mendukung," kata Wendy.

Perempuan Nelayan Timbulsloko Hadapi Abrasi dan Banjir Rob

Ketua Perkumpulan Perempuan Nelayan Puspita Bahari Demak, Masnu’ah, mengungkapkan bahwa perubahan kondisi lingkungan telah menghilangkan sebagian ruang hidup masyarakat pesisir.

"Dulu, daratan itu dulu sawah terbentang luas, kebun, ladang, banyak pohon kelapa, padi. Tapi, sekarang itu berbeda," kata Masnu’ah.

Ia menegaskan bahwa masyarakat pesisir terus berupaya mempertahankan kehidupan dan lingkungan bagi generasi mendatang.

"Bagi kami, laut adalah ibu. Mungkin tidak hari ini perjuangan kami membuahkan hasil, tapi 10-20 tahun ke depan, kami masih tetap bisa mewariskan laut itu untuk anak cucu," ujarnya.

Pendiri BenihBaik.com Andy F. Noya menilai dukungan berupa fasilitas dan sarana usaha diperlukan agar perempuan nelayan mampu meningkatkan ketahanan ekonomi mereka.

Penyelenggara Siapkan Operasi Katarak Gratis untuk 150 Pasien

Selain aksi renang, Xtreme Impact 2026 juga menghadirkan kegiatan bakti sosial berupa operasi katarak gratis bagi hingga 150 pasien prasejahtera di lingkungan Koarmada II TNI AL Surabaya.

Kegiatan tersebut turut melibatkan Perhimpunan Alumni Kolese Kanisius angkatan 1992 dalam rangkaian peringatan 100 tahun Kolese Kanisius.

Ketua Perkumpulan Alumni Kolese Kanisius Jakarta, James W Prakarsa, menyebut kegiatan sosial tersebut sebagai bagian dari upaya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Perayaan 100 tahun Kolese Kanisius ini kami tidak ingin hanya dengan senang-senang, tapi juga kita memberikan dampak," ucap James.

TNI Angkatan Laut menyatakan kesiapan mendukung pengamanan kegiatan renang dan pelaksanaan bakti kesehatan.

"Terkait dengan kegiatan renang, nanti juga akan mendukung, menyiapkan standar operasi dan prosedur, sehingga bisa berjalan dengan lancar, termasuk pelaksanaan bakti kesehatan di KRI SHS 990," ungkap perwakilan Pusat Teritorial Angkatan Laut, Kolonel Marinir Ibnu Sri Mulyadi.

Sementara itu, pihak RS Abdi Waluyo memastikan seluruh perenang telah menjalani pemeriksaan medis yang mencakup kondisi jantung, paru-paru, dan ketahanan fisik sebelum mengikuti kegiatan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Apes! Gadis di Jember Dianiaya Pria Kenalan Medsos saat Kopdar, Motor Raib
• 12 jam lalu
0
thumb
5 Isi Tuntutan Demo Mahasiswa di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
• 12 jam lalu
0
thumb
Sanksi Administrasi Pajak Kini Bisa Dihapus, DJP Ungkap Persyaratannya
• 10 jam lalu
0
thumb
Emas Antam Naik Rp20 Ribu per Gram, Momentum Tepat Amankan Aset?
• 16 jam lalu
0
thumb
Cegah Perubahan Iklim, Badan Geologi Petakan Lokasi Penyimpanan Karbon
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.