Kabar baik juga bagi investor yang hari ini ingin mencairkan aset. Pasalnya, harga buyback atau jual kembali juga melesat dengan nominal yang sama dengan harga beli yakni Rp20.000 hingga menyentuh Rp2.365.000 per gram.
Bagi yang berencana berinvestasi hari ini, pastikan memantau daftar harga lengkap berdasarkan denominasi ukuran untuk mendapat nilai transaksi terbaik.
Baca Juga :
Harga Emas Antam Naik Rp10 Ribu per Gram, Ini Daftarnya!Harga emas 0,5 gram : Rp1.335.000
Harga emas 1 gram : Rp2.570.000
Harga emas 2 gram : Rp5.080.000
Harga emas 3 gram : Rp7.595.000
Harga emas 5 gram : Rp12.625.000
Harga emas 10 gram : Rp25.195.000
Harga emas 25 gram : Rp62.862.000
Harga emas 50 gram : Rp125.645.000
Harga emas 100 gram : Rp251.212.000
Harga emas 250 gram : Rp627.765.000
Harga emas 500 gram : Rp1.255.320.000
Harga emas 1.000 gram : Rp2.510.600.000
Perlu diperhatikan bahwa harga yang tercantum tersebut belum termasuk biaya pajak PPh sebesar 0,25 persen.
Baca Juga :
Harga Emas Dipengaruhi Suku Bunga dan Geopolitik, Trader Perlu Cermati RisikoInvestasi emas digital adalah metode membeli dan menyimpan emas dalam bentuk saldo elektronik melalui aplikasi atau platform daring. Emas tersebut dikonversi menjadi saldo yang tercatat secara digital, namun tetap memiliki underlying asset (jaminan emas fisik) yang disimpan oleh penyedia layanan. Jaminan fisik ini dapat dicairkan menjadi emas batangan kapan saja saat dibutuhkan.
Dilansir dari laman Prudential, emas digital dan emas fisik menawarkan karakteristik, keunggulan, dan kekurangan yang berbeda. Berikut adalah beberapa perbandingan antara emas digital dan emas fisik:
- Kepraktisan Transaksi: Emas digital jauh lebih praktis karena transaksi dilakukan sepenuhnya melalui aplikasi, berbeda dengan emas fisik yang mengharuskan investor datang langsung ke toko emas.
- Keamanan Penyimpanan: Emas fisik memiliki risiko kehilangan, pencurian, atau kerusakan jika disimpan di tempat yang kurang aman. Sebaliknya, emas digital disimpan dalam sistem dengan keamanan tingkat tinggi dan dilindungi oleh asuransi dari penyedia layanan.
- Biaya Awal: Pembelian emas digital bebas dari biaya cetak atau sertifikat. Sementara pada emas fisik, komponen biaya cetak dan sertifikat sudah termasuk ke dalam harga pembelian awal.
- Likuiditas: Proses jual-beli dan pencairan dana emas digital cenderung lebih cepat secara daring. Di sisi lain, likuiditas emas fisik membutuhkan proses manual karena pemilik harus membawa fisiknya langsung ke toko emas.
- Fleksibilitas Modal: Investasi emas digital dapat dimulai dengan nominal yang sangat kecil. Sedangkan untuk emas fisik, investor umumnya harus membeli dalam ukuran gram tertentu sehingga membutuhkan modal awal yang relatif lebih besar.
- Kepuasan Kepemilikan: Dari segi psikologis, emas digital tidak dapat langsung disentuh atau disimpan secara pribadi sebelum dicetak. Sementara itu, emas fisik memberikan kepuasan tersendiri karena wujudnya dapat dipegang dan disimpan langsung oleh pemiliknya. (Wisa Irena Br Sitepu)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
- URL Berhasil di Salin Emas Antam Naik Rp20 Ribu per Gram, Momentum Tepat Amankan Aset? Klik untuk baca: https://www.medcom.id/ekonomi/keuangan/PNg1RmRk-emas-antam-naik-rp20-ribu-per-gram-momentum-tepat-amankan-aset
(ANN)






Komentar (0)