Wali Kota Tangsel Targetkan PITS Ambil Alih Air Bersih Serpong Lagoon Pekan Ini

disway.id
11 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan pengalihan pengelolaan layanan air bersih Perumahan Serpong Lagoon kepada Perseroda Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) rampung pekan ini atau awal November 2026.

Pengambilalihan tersebut diharapkan menjadi langkah awal pembenahan layanan air bersih bagi warga. 

Di sisi lain, warga Serpong Lagoon masih menuntut pertanggungjawaban pengelola sebelumnya, PT Arfa Putra Soegama (APS), menyusul kasus diare akut dan muntaber yang dialami ratusan orang akibat dugaan pencemaran air bersih oleh bakteri Escherichia coli (E. coli).

Benyamin mengatakan, penyediaan air bersih merupakan bagian dari pelayanan publik yang semestinya dikelola pemerintah daerah melalui perusahaan perseroan daerah.

"Memang harus begitu. Sebetulnya, penyediaan air bersih itu dalam aturannya dilakukan oleh pemerintah daerah melalui Perseroda. Ini sebetulnya sudah kita mintakan sejak lama, paling tidak melalui kerja sama," ujarnya kepada wartawan, Rabu, 28 Oktober 2026.

BACA JUGA:Kota Tangsel Targetkan 108 Pos Gizi pada 2029, Kasus Stunting Jadi Perhatian

Benyamin mengaku telah berkomunikasi dengan jajaran PITS untuk memastikan kesiapan perusahaan daerah tersebut melayani kebutuhan air bersih warga Serpong Lagoon. 

"Saya sudah bicarakan dengan Perseroda PITS supaya mereka siap. Mereka siap melayani lebih dari 1.000 sambungan rumah air bersih untuk warga Serpong Lagoon," tambahnya.

Sebagai pemegang saham mayoritas, Benyamin meminta PITS terus meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan air bersih. Menurutnya, perusahaan daerah tersebut tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

"Tugas pemkot, langsung maupun tidak langsung, adalah memberikan pelayanan publik. Salah satu yang potensial itu pelayanan air bersih. Maka, pelayanan air bersih Pemkot melalui Perseroda PITS ini saya minta terus ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya," jelasnya.

Tarif Air Bersih PITS Harus Dikaji

Terkait tarif air bersih setelah pengambilalihan, Benyamin mengatakan penetapannya harus melalui kajian dengan mempertimbangkan berbagai aspek. 

PITS diketahui telah mendapatkan pasokan air dari Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR), sehingga struktur biaya perlu diperhitungkan sebelum menentukan tarif kepada pelanggan.

Menurutnya, PITS harus mempertimbangkan keseimbangan antara fungsi bisnis dan tanggung jawab sosial dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Kalau mekanisme pasar, tentunya penetapan harganya ditetapkan melalui keputusan wali kota. Tapi pertimbangannya banyak hal. Perseroda PITS selain mencari untung juga punya fungsi sosial, jadi tidak semena-mena menaikkan harga. Itu harus melalui kajian yang cukup mendalam," ungkapnya.

Benyamin menargetkan proses penyerahan pengelolaan dari pihak pengelola perumahan kepada PITS dapat diselesaikan dalam waktu dekat. 

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Inflasi di 11 Provinsi Tembus di Atas 3,5%, Sulut Capai 7,59%
• 11 jam lalu
0
thumb
ESDM: Bursa Mineral perkuat RI dalam perdagangan mineral strategis
• 11 jam lalu
0
thumb
BEI Bidik Laba Bersih Rp563,9 Miliar di 2027
• 11 jam lalu
0
thumb
Aksi Demo Mahasiswa di Bundaran HI Dibayangi Merosotnya Nilai Tukar Rupiah ke Rp18.184
• 8 jam lalu
0
thumb
Hadapi Tantangan Global, Pertemuan Dewan ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Kerja Sama Energi Regional
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.