BEI Buka Peluang Rights Issue Sebelum IPO, Tunggu Persetujuan Pemegang Saham

kumparan.com
11 jam lalu
Cover Berita

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka peluang penerbitan saham baru atau rights issue sebelum melaksanakan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO).

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, penerbitan saham baru kemungkinan menjadi salah satu tahapan sebelum IPO.

“Prosesnya sepertinya akan seperti itu [right issue sebelum IPO]. Tapi itu nanti akan dibahas lagi kemudian,” ujar Jeffrey usai konferensi pers RUPSLB di gedung BEI, Jakarta, Rabu (28/10).

Meski begitu, katanya, penerbitan saham baru harus mendapatkan persetujuan pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB).

“Karena untuk melakukan penerbitan saham baru, tentu dibutuhkan lagi persetujuan dari para pemegang saham,” ujarnya.

Jeffrey belum bisa memastikan kapan RUPSLB lanjutan tersebut akan digelar. Jadwalnya masih bergantung pada kesiapan proses yang berjalan. “Belum tahu, kami belum tahu,” lanjut Jeffrey.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kylian Mbappe Diboikot Dua Brand Besar China Usai Lontarkan Candaan soal Mao Zedong
• 19 jam lalu
0
thumb
Lanal Balikpapan Sita Kapal MV Global 88
• 17 jam lalu
0
thumb
PSI Menilai Desakan agar Gibran Mundur Upaya yang Sia-Sia
• 13 jam lalu
0
thumb
Pemulihan Pascabencana Sumatera: Jalan Nasional Pulih, Huntap Terus Dibangun
• 6 jam lalu
0
thumb
Keluarga Korban Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun Minta Pelaku Dihukum Mati
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.