Kapolri Pimpin Perang Narkoba, Sumut Deklarasikan Tolak Narkoba

mediaapakabar.com
4 hari lalu
Cover Berita

Mediaapakabar.com- 
Perang terhadap narkoba di Sumatera Utara makin memanas! Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bersama Polda Sumut dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mendeklarasikan gerakan “Polisi Bersama Masyarakat Sumatera Utara Menolak Narkoba” di Belawan, Jumat (23/10/2026).

Deklarasi itu digelar setelah tim gabungan membongkar penyelundupan 1,16 ton ketamin hidroklorida (HCl) dari kapal tanker MT Global 168. Nilai ekonomis barang terlarang tersebut ditaksir mencapai Rp1,856 triliun!

Pengungkapan jumbo itu bukan hasil kerja semalam. Bareskrim Polri, BNN RI, Bea dan Cukai, Ditpolair Baharkam Polri, serta Polda Sumut disebut melakukan analisis intelijen dan pemantauan selama tiga bulan sebelum mengamankan kapal di perairan Tanjung Balai Asahan. Kapal kemudian dibawa menuju Pelabuhan Belawan untuk pemeriksaan.

Hasilnya, petugas menemukan 58 karung berisi 1.160 bungkus ketamin hidroklorida. Barang bukti bernilai fantastis itu pun berhasil disita sebelum beredar lebih jauh

Kapolri menegaskan, keberhasilan tersebut bukan sekadar prestasi penegakan hukum, melainkan upaya menyelamatkan masyarakat dari ancaman narkotika.

“Pengungkapan ini merupakan langkah nyata untuk melindungi masyarakat dan menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika,” demikian penegasan Kapolri dalam arahannya.

Barang bukti yang diamankan diperkirakan berpotensi mencegah sekitar 5,8 juta jiwa terpapar penyalahgunaan zat berbahaya.

Kapolri juga mengingatkan seluruh personel Polri agar menjaga integritas dan tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. Menurutnya, kerja sama lintas instansi harus terus diperkuat untuk mempersempit ruang gerak sindikat, termasuk jaringan internasional.


Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution turut mengapresiasi keberhasilan pengungkapan tersebut.

Ia berharap keberhasilan membongkar penyelundupan bernilai triliunan rupiah itu menjadi momentum memperkuat pemberantasan narkoba di seluruh wilayah Sumatera Utara.

Apresiasi serupa disampaikan Direktur Jenderal Bea dan Cukai RI Letjen TNI (Purn.) Djaka Budhi Utama. Kolaborasi lintas lembaga dinilai menjadi kunci menghadapi ancaman peredaran gelap narkotika.


Tak ingin hanya mengandalkan penindakan aparat, Polda Sumut bersama Forkopimda mengajak masyarakat ikut mengambil bagian dalam perang melawan narkoba.

Ada tiga komitmen yang ditegaskan dalam deklarasi tersebut, yakni menolak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, memperkuat pencegahan serta penegakan hukum termasuk rehabilitasi, dan mewujudkan Sumatera Utara yang bersih dari narkoba.

Masyarakat, keluarga, sekolah, tokoh agama, hingga organisasi kepemudaan diharapkan ikut mengawasi lingkungan masing-masing.

Polda Sumut juga mengimbau warga segera melaporkan aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika kepada aparat berwenang.

Deklarasi di Belawan itu menjadi penegasan bahwa perang melawan narkoba membutuhkan keterlibatan semua pihak. Bukan hanya polisi, tetapi juga seluruh elemen masyarakat demi melindungi generasi muda dan menjaga Sumatera Utara tetap aman. (MC/DN)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Daftar Wilayah Masuk Musim Hujan November 2026 Menurut Prediksi BMKG
• 10 jam lalu
0
thumb
Kasus Bupati Hamenang, KPK Geledah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Klaten
• 5 jam lalu
0
thumb
Presiden Berikan Bonus kepada Atlet-Atlet Berprestasi Asian Games dan Asian Para Games 2026
• 4 jam lalu
0
thumb
Dokter Tifa Tanya soal BAP Ade Darmawan dalam Sidang: Apakah Anda Melihat Sendiri?
• 8 jam lalu
0
thumb
Rupiah Dekati Rp18.200 per Dolar AS, Menko Airlangga Yakin Tak Tembus Rp19.000
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.