Multivision Plus (RAAM) Cetak Laba Operasional pada Semester I-2026

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) membukukan laba operasional sebesar Rp6,3 miliar pada semester I-2026, berbalik dari rugi operasional Rp27,3 miliar.

PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) mencatat laba operasional Rp6,3 miliar pada semester I-2026, berbalik dari rugi operasional Rp27,3 miliar. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) membukukan laba operasional sebesar Rp6,3 miliar pada semester I-2026, berbalik dari rugi operasional Rp27,3 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Perbaikan tersebut ditopang kenaikan pendapatan, membaiknya margin laba kotor, serta penurunan beban operasional.

Pendapatan konsolidasian RAAM naik 14,7 persen secara tahunan menjadi Rp128,6 miliar dari Rp112,1 miliar pada semester I-2025. Laba kotor hampir dua kali lipat menjadi Rp52,6 miliar atau tumbuh 91,2 persen, sedangkan margin laba kotor meningkat menjadi 40,9 persen dari 24,5 persen. Beban umum dan administrasi juga turun 15,6 persen.

Baca Juga:
Gelar Rights Issue, Multivision Plus (RAAM) Bakal Bangun 50 Teater Baru

Perseroan juga mencatat estimasi EBITDA sebesar Rp16,9 miliar pada semester I-2026. Pada kuartal II-2026, pendapatan meningkat menjadi sekitar Rp80,4 miliar dengan EBITDA mencapai sekitar Rp22,2 miliar, berbalik dari EBITDA negatif pada kuartal pertama.

Kontributor utama pertumbuhan berasal dari bisnis film. Pendapatan segmen tersebut meningkat 30,4 persen menjadi Rp74,4 miliar, didukung penayangan film di dalam dan luar negeri. Film Cerita Lila berhasil menembus satu juta penonton di Indonesia, sedangkan Sengkolo 2 mencatat kinerja di atas ekspektasi di Malaysia. Selain itu, RAAM memperoleh pendapatan Rp6,75 miliar dari serial televisi.

Baca Juga:
Film Lokal Masih Diminati, RAAM Matangkan Rincian Rights Issue untuk Ekspansi Bioskop

Di luar film baru, Perseroan juga meningkatkan pendapatan dari monetisasi pustaka konten melalui televisi, platform digital, lisensi, dan berbagai kanal distribusi lainnya. Manajemen menilai bisnis tersebut akan menjadi sumber pendapatan berulang yang semakin penting ke depan.

Direktur dan Chief Financial Officer PT Tripar Multivision Plus Tbk Vikas Chand Sharma mengatakan fundamental operasional perseroan semakin menguat seiring membaiknya performa penayangan film dan meningkatnya monetisasi pustaka konten.

"Hasil semester pertama ini menunjukkan bahwa fundamental operasional RAAM semakin kuat. Perbaikan performa penayangan film kami, ditambah monetisasi pustaka konten yang lebih tinggi, mendorong pemulihan signifikan pada laba kotor dan EBITDA," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (31/7/2026).

Dia menambahkan, perseroan juga terus meningkatkan efisiensi struktur permodalan melalui penurunan pinjaman sehingga memiliki fondasi keuangan yang lebih kuat untuk mendukung investasi konten dan ekspansi jaringan bioskop.

Sepanjang semester I-2026, RAAM melepas kepemilikan saham di PT Ciputra Multivision Nusantara sebagai bagian dari strategi penurunan utang. Dana hasil transaksi digunakan untuk mengurangi pinjaman bank dan diperkirakan dapat menekan beban bunga tahunan sekitar Rp11 miliar. Alhasil, utang bersih turun menjadi sekitar Rp304,4 miliar per Juni 2026 dari Rp403 miliar pada akhir Maret 2026, sementara rasio utang bersih terhadap ekuitas membaik menjadi 24,7 persen dari 31,3 persen.

Meski demikian, divestasi tersebut menimbulkan kerugian non-operasional satu kali sekitar Rp64 miliar yang dicatat pada pos pendapatan dan beban lain-lain. Dampak akuntansi tersebut membuat RAAM membukukan rugi bersih Rp64,8 miliar pada semester I-2026. Manajemen menilai kerugian itu bersifat tidak berulang sehingga perlu dipisahkan dalam menilai kinerja operasi inti Perseroan.

Ke depan, RAAM akan fokus menjaga disiplin jadwal rilis film, memperluas monetisasi pustaka kekayaan intelektual, mengembangkan distribusi regional, serta meningkatkan produktivitas bisnis bioskop dan makanan-minuman. Perseroan juga menilai penurunan pinjaman bank akan terus menekan biaya pendanaan sehingga mendukung pertumbuhan laba dan arus kas pada periode berikutnya.

Direktur Utama PT Tripar Multivision Plus Tbk Ram Jethmal Punjabi mengatakan minat masyarakat terhadap konten lokal terus meningkat sehingga perseroan optimistis terhadap prospek industri hiburan nasional.

"RAAM memasuki semester kedua dengan momentum operasional yang lebih kuat, neraca yang lebih efisien, dan strategi yang jelas untuk mengembangkan kekayaan intelektual bernilai tinggi lewat berbagai kanal distribusi," katanya. 

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ironi Dunia Peradilan: Kenaikan Gaji dan Usulan Sanksi Etik 121 Hakim
• 16 jam lalu
0
thumb
Rupiah Hari Ini Dibuka Rebound ke Rp18.074 per Dolar AS
• 15 jam lalu
0
thumb
Bantah Persulit Ruben Onsu Ketemu Anak, Gestur Sarwendah Saat Klarifikasi Disorot Pakar Ekspresi
• 10 jam lalu
0
thumb
Polisi Bongkar Gudang Obat Keras Ilegal di Cicalengka, Ratusan Ribu Butir Disita dan Satu Tersangka Diamankan
• 18 jam lalu
0
thumb
Mendagri Lapor Prabowo soal Marak Kepala Daerah Terjaring OTT KPK
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.