VIVA – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan apresiasi tinggi kepada Tim Geypens setelah bek muda tersebut menjalani laga debut bersama skuad Garuda di Piala AFF 2026. Meski masih dalam proses mengembalikan kondisi terbaiknya, Geypens dinilai mampu memperlihatkan kualitas yang membuat staf pelatih optimistis terhadap masa depannya di tim nasional.
Kesempatan tampil perdana didapatkan Tim Geypens saat Indonesia menghadapi Timor Leste pada laga Grup A Piala AFF 2026. Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk skuad Garuda, hasil yang membawa Indonesia menjaga tren positif sekaligus memperbesar peluang lolos ke babak semifinal.
Selepas pertandingan, John Herdman secara khusus berbicara mengenai penampilan pemain yang baru bergabung dengan Timnas Indonesia tersebut. Pelatih asal Kanada itu mengaku puas dengan kontribusi Geypens, terutama pada babak pertama ketika kondisinya masih sangat bugar.
Meski belum berada dalam kebugaran terbaik, John Herdman melihat potensi besar yang dimiliki pemain tersebut. Menurutnya, situasi itu sangat wajar mengingat sang pemain baru kembali merasakan atmosfer pertandingan kompetitif setelah cukup lama tidak bermain.
- tvonenews.com - Julio Tri Saputra
"Ya, kami bangga pada Tim. Saya pikir dia memiliki beberapa momen yang sangat bagus. Khususnya di babak pertama kami bisa melihat kualitasnya ketika dia dalam kondisi prima, energi penuh, Anda bisa melihat dia memiliki banyak kualitas. Jadi itu mengesankan. Saya pikir untuk Tim, ini adalah pertandingan keduanya sejak April. Dan seperti yang saya katakan, banyak dari pemain ini sedang dalam masa pra-musim mereka. Jadi ketika tenaga di kaki sudah habis, Anda bisa melihat sentuhannya akan sedikit meleset sesekali," ujar John Herdman dalam sesi konferensi pers setelah laga.
John Herdman menegaskan bahwa Piala AFF 2026 bukan hanya soal mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi ajang membangun fondasi tim yang lebih kuat. Karena itu, rotasi pemain dan pemberian menit bermain kepada sejumlah wajah baru menjadi bagian penting dari rencana yang telah disiapkan.
Menurut mantan pelatih Kanada tersebut, banyak pemain yang saat ini belum berada dalam kondisi fisik ideal karena masih menjalani masa pramusim bersama klub masing-masing. Oleh sebab itu, ritme pertandingan internasional dimanfaatkan untuk meningkatkan kebugaran sekaligus membangun chemistry antarpemain.






Komentar (0)