Program Director Caffino Srikandi Merdeka Cup, Teddy Tjahjono, bercerita soal kisah di balik lahirnya turnamen sepak bola wanita internasional U-16 yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation & berkolaborasi dengan PSSI. Teddy bilang, event itu lahir sebagai wadah untuk jebolan HYDROPLUS Soccer League (HPSL) guna mendapat pengalaman internasional.
Teddy Tjahjono menuturkan inisiasi turnamen itu lahir saat berbincang dengan Presiden Direktur Djarum Foundation, Victor Hartono. Jika sebelumnya jebolan MilkLife Soccer Challenge diikutkan ke turnamen internasional seperti JSSL hingga Singa Cup, tapi ada ide yang berbeda untuk jebolan HPSL.
“Pada suatu sore kita berdiskusi dengan Pak Victor (Hartono). Biasanya kan kita mau kirim ke mana nih anak-anak yang sudah lolos dari HYDROPLUS Soccer League All-Stars? Ada beberapa alternatif turnamen internasional,” tutur Teddy dalam konferensi pers Srikandi Merdeka Cup di Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (29/7).
Setelah sepakat untuk menggelar Srikandi Merdeka Cup di Kudus, Bakti Olahraga Djarum Foundation pun langsung berkoordinasi dengan PSSI untuk gelaran tersebut. Lalu, setelah mendapat lampu hijau, Teddy mulai menghubungi dan mengundang beberapa federasi untuk turut serta dalam Srikandi Merdeka Cup.
“Akhirnya gayung bersambut, PSSI juga mengamini, ‘Oh ya sudah, kita bikin sendiri’. Setelah itu kita mulai bergerak menghubungi federasi-federasi negara lain, tim mulai membuat nama dan persiapan, dan lain-lain. Sehingga akhirnya kita sekarang bisa melaksanakan turnamen internasional Srikandi Merdeka Cup,” tutur Teddy Tjahjono.
Inisiasi Srikandi Merdeka Cup yang dibuat oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation mendapat sambutan positif dari PSSI. Anggota Exco PSSI, Vivin Cahyani, menilai turnamen seperti SMC sangat penting bagi pemain wanita di kelompok umur karena terbatasnya event untuk kelompok U-20. Padahal, menurutnya cukup banyak jebolan HPSL yang berpotensi untuk berseragam tim nasional.
Di saat yang bersamaan, Srikandi Merdeka Cup juga jadi ajang untuk memilih 23 skuad terbaik guna membela Timnas Wanita U-17 di Kualifikasi Piala Asia U-17 yang digelar Oktober mendatang.
“HYDROPLUS (Soccer League) ini masih banyak pemain yang punya potensi bagus tapi belum punya panggung untuk mempertunjukkan diri di skala internasional. Karena kalau di U-20 juga terbatas, dan kebetulan kita punya event besar serta target lolos di pra-kualifikasi Asia (U-17), makanya waktu ada ide Srikandi Merdeka Cup yang disodorkan oleh Yayasan Bakti Olahraga Djarum, kita menyambut baik,” ungkap Vivin.
Jelang turnamen, 46 pemain untuk dua tim Indonesia yakni Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara, sudah melakukan pemusatan latihan (TC) di Jawa Tengah. Dua tim itu masing-masing akan ditangani oleh Timo Scheunemann dan Takumi Taniguchi.
Caffino Srikandi Merdeka Cup akan digelar pada 14-23 Agustus 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah. Event internasional ini akan diikuti oleh Indonesia (dua tim), Malaysia, Singapura, Thailand, Hong Kong, Yordania, dan Arab Saudi.






Komentar (0)