JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Gerindra akan mengkaji hasil survei tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto yang digarap oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).
"Iya (jadi bahan evaluasi), kalau memang hasil kajiannya kan ada yang kemudian memang sesuai dengan keadaan pada saat itu, demikian," ujar Ketua Harian Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Baca juga: Survei SMRC: Tingkat Kepuasan Publik atas Pemerintahan Prabowo 51 Persen
Dasco mengatakan, Gerindra saat ini tengah mempelajari sejumlah hasil survei.
"Ya ada beberapa survei, misalnya SMRC, kemudian Pak Burhanuddin Muhtadi yang di-publish melalui media massa. Nah, tentunya kami juga sedang mempelajari, juga kami kaji," kata Wakil Ketua DPR itu.
Menurut Dasco, hasil survei adalah masukan yang akan dibandingkan dengan kondisi aktual di lapangan.
Baca juga: Survei SMRC: 13,5 Persen Publik Anggap Keadaan Politik di Era Prabowo Baik, 42,8 Persen Nilai Buruk
Apabila hasil kajian menunjukkan adanya persoalan yang benar-benar terjadi, pemerintah diharapkan memberikan respons.
"Dan tentunya juga hasil survei itu adalah berupa masukan-masukan yang nantinya kita akan komparasikan. Kami berharap pihak pemerintah dalam hal ini kemudian mengimbangi apabila memang hasil kajiannya ada beberapa hal yang kemudian memang terjadi pada saat ini," pungkas Dasco.
Hasil survei SMRCSMRC merilis survei yang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo berada di angka 51,1 persen.
Hasill survei November 2025 lalu, kepuasan publik untuk Prabowo mencapai 81,2 persen.
Direktur Eksekutif SMRC Deni Irvani mengatakan, penurunan tingkat kepuasan terhadap Presiden Prabowo terjadi bersamaan dengan memburuknya penilaian masyarakat terhadap kondisi ekonomi, politik, dan penegakan hukum.
"Penurunan kepuasan terhadap kinerja Presiden Prabowo terjadi bersamaan dengan memburuknya penilaian masyarakat terhadap kondisi ekonomi, politik, dan penegakan hukum," ujar Deni, Senin (27/7/2026).
Survei SMRC dilakukan pada 5-19 Juli 2026 terhadap 749 responden yang dipilih secara acak melalui wawancara tatap muka dan telepon. Survei tersebut memiliki margin of error sekitar 3,7 persen.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang





Komentar (0)