Pemerintah Awasi Harga dan Pasokan Bapok Jelang Lebaran

wartaekonomi.co.id
6 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wakil Menteri Perdagangan Roro Esti Utami Handayani menegaskan bahwa pemerintah terus melakukan pemantauan harga dan pasokan bahan pokok (bapok) di lapangan menjelang Lebaran.

Pengawasan ini berfungsi menjaga stabilitas harga serta memastikan pasokan bapok tetap aman. Pernyataan tersebut disampaikan Wamendag saat meninjau langsung harga dan ketersediaan bapok di Pasar Mayestik, Jakarta, Selasa (17/3).

“Menjelang Hari Raya Idulfitri, permintaan masyarakat terhadap komoditas bapok cenderung meningkat. Oleh karena itu, kami terus memantau harga dan pasokan di lapangan agar tetap stabil dan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” ujar Wamendag, dikutip dari siaran pers Kemendag, Kamis (19/3).

Wamendag Roro menjelaskan, salah satu komoditas yang diawasi secara langsung oleh Kementerian Perdagangan adalah minyak goreng MINYAKITA. Berdasarkan hasil peninjauan di Pasar Mayestik, pasokan MINYAKITA dari Perum BULOG sudah tersedia dan terpantau berada di harga Rp15.700 per liter atau sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

Pemerintah, lanjut Wamendag Roro, juga memperkuat pengawasan distribusi MINYAKITA melalui kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pangan sebagaimana diatur di dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 43 Tahun 2025 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat. Dalam kebijakan tersebut, pemerintah mewajibkan produsen menyalurkan minimal 35 persen DMO-MINYAKITA melalui BUMN baik melalui Perum BULOG maupun ID FOOD, sehingga proses pendistribusian dan pengawasan dapat berjalan lebih efektif.

Selain MINYAKITA, harga komoditas bapok di Pasar Mayestik antara lain beras premium Rp16.000/kg, gula pasir kemasan Rp18.000/kg, dan minyak goreng kemasan premium Rp21.000/liter. Berikutnya, daging sapi Rp140.000--160.000/kg, daging ayam ras Rp45.000/kg, dan telur ayam ras Rp32.000/kg.

Baca Juga: Dongkrak Ekonomi Daerah, Kemenpar Siapkan Paket Wisata Selama Libur Lebaran 2026

Selanjutnya, bawang merah Rp65.000/kg, tepung terigu kemasan Rp12.000/kg, cabai merah keriting 55.000--60.000/kg, cabai merah besar Rp70.000--90.000/kg, dan cabai rawit merah Rp100.000--Rp120.000/kg. Terpantau pula bawang putih honan Rp45.000/kg dan bawang putih kating Rp50.000/kg.

Sementara itu, salah satu pedagang di Pasar Mayestik Rahmini menyampaikan harapannya agar harga bapok dapat makin terjangkau pascakunjungan pemerintah. Rahmini berujar bahwa beberapa beberapa komoditas sempat mengalami fluktuasi harga, terutama cabai rawit merah. Meski demikian, sejumlah komoditas lainnya dinilai masih relatif stabil.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Arus Mudik di Bakauheni Meningkat, Penumpang dari Jawa Dominasi Penyeberangan
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini Rabu, 18 Maret 2026 di Pegadaian
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Polda Metro Jaya Tampilkan Dua Wajah Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Bukan AI
• 21 jam laluliputan6.com
thumb
LBH Kaget TNI Ungkap 4 Prajurit di Kasus Andrie Yunus: Penegakan Hukum Bisa Terdistorsi
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Badan Geologi Imbau Warga Jauhi Radius 3 Km Gunung Awu, Aktivitas Masih Level II Waspada
• 8 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.