Lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) terpantau padat merayap pada H-3 Lebaran atau pada Rabu (18/3) malam. Kepadatan terjadi cukup panjang, mulai dari KM 8 hingga KM 57 arah Cikampek.
Pantauan pada pukul 23.50 WIB, kondisi Tol Dalam Kota, tepatnya dari Cawang menuju akses Tol Japek, volume kendaraan sudah meningkat menuju KM 1 Tol Jakarta-Cikampek, walaupun arus lalu lintas masih lancar.
Sementara itu, berdasarkan pantauan melalui CCTV Travoy milik Jasa Marga, kepadatan mulai terlihat sejak KM 8 arah Cikampek. Kendaraan di titik ini terpantau bergerak perlahan.
Kepadatan juga tampak di sejumlah titik lain, di antaranya di KM 32, di mana volume kendaraan terlihat meningkat dan laju kendaraan melambat.
Untuk mengurai kepadatan, rekayasa lalu lintas berupa contraflow dua lajur diberlakukan mulai dari KM 36 hingga KM 70. Berdasarkan pantauan, arus kendaraan di jalur contraflow relatif lebih lancar dibandingkan jalur utama yang mengalami kepadatan.
Sementara itu, pantauan lewat aplikasi Travoy menunjukkan warna merah hingga kuning di beberapa titik Tol Jakarta-Cikampek.
Lonjakan volume kendaraan menjadi penyebab utama tersendatnya arus lalu lintas. Kendaraan yang melintas didominasi oleh bus, minibus, dan mobil pribadi.
Kondisi yang sama juga terjadi di Tol Layang MBZ. Dari awal masuk, terlihat kepadatan.
Sebelumnya, Korlantas Polri memprediksi Rabu (18/3) sebagai puncak arus mudik Lebaran tahun ini.
Selain contraflow, Korlantas juga telah memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa one way nasional dari KM 70 hingga KM 414 arah Jawa Tengah. Kebijakan ini diharapkan dapat menjaga arus lalu lintas tetap kondusif serta memperlancar perjalanan pemudik menuju kampung halaman.





