H-3 Lebaran: Volume Kendaraan di Gerbang Tol Kalikangkung dan Pejagan Naik Tajam

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Arus kendaraan pemudik yang melintas di Jawa Tengah meningkat tajam pada Rabu (18/3). Diprediksi puncak arus mudik terjadi hari ini.

Berdasarkan data yang dihimpun, di GT Pejagan selama periode 1x24 jam, mulai 17 Maret 2026 pukul 06.00 WIB hingga 18 Maret 2026 pukul 06.00 WIB, tercatat volume kendaraan masuk mencapai 13.570 kendaraan. Puncak arus terjadi pada pukul 00.00–01.00 WIB sebanyak 722 kendaraan.

Sementara itu, kendaraan yang keluar menuju arah barat tercatat sebanyak 1.881 kendaraan, dengan puncak pada pukul 12.00–13.00 WIB sebanyak 251 kendaraan.

Jika dibandingkan dengan hari sebelumnya, terjadi kenaikan signifikan pada arus masuk di GT Pejagan sebesar 4.004 kendaraan atau 41,9%. Sementara arus keluar mengalami penurunan sebesar 3.418 kendaraan atau 64,5%.

Sementara itu, di GT Kalikangkung yang menjadi pintu utama masuk ke Kota Semarang, tercatat volume kendaraan masuk dari arah Jakarta mencapai 48.150 kendaraan. Puncak arus terjadi pada pukul 16.00–17.00 WIB sebanyak 2.847 kendaraan.

Sedangkan arus kendaraan keluar menuju Jakarta tercatat sebanyak 11.653 kendaraan, dengan puncak pada jam yang sama sebanyak 790 kendaraan.

Dibandingkan hari sebelumnya Selasa, (17/3), arus masuk melalui GT Kalikangkung mengalami lonjakan sebesar 16.704 kendaraan atau 53,1%, sementara arus keluar menurun sebesar 5.723 kendaraan atau 33%.

One Way Lokal

Kasatgas Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, mengatakan kondisi ini mengindikasikan meningkatnya pergerakan pemudik yang memasuki wilayah Jawa Tengah pada masa mudik Lebaran.

"Peningkatan arus kendaraan ini merupakan bagian dari dinamika puncak arus mudik yang mulai terjadi secara bertahap," ujar Artanto, Rabu (18/3).

Ia menjelaskan, kepolisian akan memberlakukan one way lokal jika kendaraan yang masuk ke GT Kalikangkung mencapai 3.000 per jam.

"Polda Jawa Tengah akan memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way di jalur tol berdasarkan parameter tertentu yang telah ditetapkan, dan langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus mudik," jelas Artanto.

One way lokal itu akan berlaku dari GT Kalikangkung, Kota Semarang hingga Bawen, Kabupaten Semarang.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan agar mengatur waktu keberangkatan dengan baik untuk menghindari jam-jam padat.

"Kami imbau pemudik untuk mengutamakan keselamatan dengan mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima selama perjalanan," kata Artanto.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR Tinjau Tesso Nilo, Fokus Pulihkan 81 Ribu Hektare Habitat Gajah Sumatera
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Iran Lobi FIFA Agar Seluruh Laga Piala Dunia Dipindah ke Meksiko
• 18 jam lalumedcom.id
thumb
Kenapa Gilimanuk Macet Parah hingga Antrean 30 Km? Ini Kata Menhub
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Harga BBM di Singapura, Malaysia, Thailand Melonjak, Bagaimana dengan Indonesia?
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
Mengintip Emiten Semen, Bagaimana Prospeknya ke Depan?
• 10 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.