Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR Tinjau Tesso Nilo, Fokus Pulihkan 81 Ribu Hektare Habitat Gajah Sumatera

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto meninjau Taman Nasional Tesso Nilo di Riau pada Selasa 17 Maret 2026 untuk memastikan pemulihan kawasan konservasi gajah berjalan aman dan lancar.

Pemulihan Habitat Gajah Sumatera

Kapolri menyampaikan rencana pemulihan lahan seluas 81 ribu hektare di kawasan tersebut guna mengembalikan habitat Gajah Sumatera yang populasinya terus menurun.

Ia menegaskan langkah ini sejalan dengan perhatian Presiden Prabowo Subianto dalam upaya memulihkan populasi satwa dilindungi tersebut.

"Tadi disampaikan oleh Dinas Kehutanan Riau bahwa saat ini kawasan gajah yang populasinya sudah sangat sedikit ini tentunya harus diberikan habitatnya kembali, ruangnya kembali," ungkapnya.

Kapolri menekankan pentingnya pengembalian ruang hidup bagi gajah serta memastikan seluruh jajaran kepolisian akan menjaga kawasan dan menindak tegas pelaku kejahatan terhadap satwa maupun perusakan hutan.

"Tolong dilakukan tindakan tegas sehingga populasi gajah yang tinggal sedikit ini betul-betul bisa tetap terjaga dan lestari dan kemudian wilayah konservasinya juga kemudian sesuai dengan populasi gajah sehingga bisa berkembang," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi Polda Riau atas keberhasilan mengungkap kasus kematian dan pencurian gading gajah sebelumnya.

Sorotan Relokasi dan Pengawasan Kawasan

Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi mendorong pemulihan kawasan Tesso Nilo dilakukan sesuai fungsi sebagai taman nasional konservasi flora dan fauna.

Ia menekankan pentingnya proses relokasi masyarakat dilakukan secara baik tanpa kekerasan serta meminta pemerintah menyiapkan lokasi relokasi sebelum pemindahan dilakukan.

"Jangan belum apa-apa sudah diusir-usir. Jadi kita sama-sama menjaga kelestarian daripada taman nasional ini juga masyarakat yang tinggal di dalamnya," ia mengungkapkan.

Selain itu, ia mendorong Kementerian Kehutanan bekerja sama dengan Mabes Polri untuk memperkuat pengawasan kawasan konservasi.

Ia menyoroti keterbatasan jumlah polisi hutan yang hanya sekitar 23 orang untuk mengawasi area seluas 81 ribu hektare sehingga membutuhkan dukungan tambahan dari kepolisian daerah.

"Ini luasnya 81.000 hektare sedangkan polisi hutan hanya di sini berapa? 23 orang. Bagaimana bisa mengawasi luas sebegitu luasnya? Mungkin bisa minta bantuan Pak Kapolri, bisa menugaskan Pak Kapolda bagaimana supaya ikut mengawasi menjaga kelestarian daripada taman nasional ini," ujarnya.

Langkah kolaborasi lintas lembaga dinilai penting untuk memastikan keberhasilan pemulihan ekosistem dan perlindungan Gajah Sumatera di kawasan tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kakorlantas Polri: One Way KM 70-263 Mulai Berlaku Jam 15.00 WIB Hari Ini
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Efisiensi APBN: Jurus Pemerintah Jaga Defisit 3% Saat Dunia Bergejolak
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
ASDP Nonaktifkan Petugas Loket yang Diduga Lakukan Pungli Tiket Penyeberangan
• 12 jam lalutvrinews.com
thumb
TASPEN Berangkatkan Ribuan Pemudik dalam Program Mudik 2026
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Pemprov DKI ikuti arahan Prabowo soal hemat BBM dan WFH
• 16 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.