Baru 32 Persen Pekerja Terdaftar, Muhaimin Dorong Perluasan BPJS Ketenagakerjaan

wartaekonomi.co.id
9 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan baru menyentuh 32,2 persen dari total potensi peserta yang ada, angka yang dinilai masih jauh dari optimal.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menyebut perluasan kepesertaan, terutama di sektor informal dan pedesaan, menjadi salah satu pekerjaan rumah terbesar program jaminan sosial ini.

Hal itu disampaikan Muhaimin dalam audiensi bersama Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat di Jakarta, Selasa (17/3/2026). Di sisi lain, dana kelolaan lembaga ini terus tumbuh dan kini mendekati target yang ditetapkan.

"Dana kelolaan BPJS Ketenagakerjaan hingga November 2025 mencapai Rp897,65 triliun, mendekati target Rp900 triliun. Untuk itu kita punya tanggung jawab untuk mengoptimalkan bagaimana caranya kita manfaatkan dengan baik untuk peserta BPJS Ketenagakerjaan," kata Muhaimin dikutip dari ANTARA.

Sepanjang 2025, BPJS Ketenagakerjaan mencatat 5,69 juta klaim senilai sekitar Rp67,5 triliun, sementara hasil investasi mencapai Rp59,7 triliun, melampaui target yang telah ditetapkan. Muhaimin menilai capaian itu mencerminkan kondisi keuangan lembaga yang cukup sehat.

Ia pun meluruskan persepsi yang selama ini kerap menyamakan BPJS Ketenagakerjaan dengan BPJS Kesehatan.

"Dana operasional ini sangat penting karena persepsi yang masih disamakan dengan BPJS Kesehatan padahal BPJS Ketenagakerjaan ini jauh lebih sehat," katanya.

Baca Juga: Peduli Kesejahteraan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Dukung Penuh Mudik Gratis Kemnaker

Muhaimin mengingatkan bahwa besarnya dana kelolaan harus diimbangi strategi investasi yang hati-hati dan berorientasi pada keberlanjutan manfaat peserta.

Ia menegaskan sistem jaminan sosial merupakan amanat konstitusi sebagaimana tertuang dalam Pasal 34 ayat (2) UUD 1945, yang mewajibkan negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat.

"Semakin luas kepesertaan, semakin besar pula manfaat yang bisa dirasakan masyarakat. Karena itu penguatan literasi jaminan sosial dan kepatuhan pemberi kerja harus terus didorong," ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Andrie Yunus KontraS, Anggota BAIS TNI Ditahan, DPR Minta Transparansi
• 1 jam lalumatamata.com
thumb
Menembus Macet: Jutaan Kendaraan Tinggalkan Ibu Kota
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
Jari Bocah Garut Nyangkut di Cetakan Kue Lebaran, Damkar Dipanggil
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
H-3 Lebaran: Volume Kendaraan di Gerbang Tol Kalikangkung dan Pejagan Naik Tajam
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Dukung Satgas Ramadan - Idulfitri Pertamina, Elnusa Petrofin Siagakan 1.885 Unit Mobil Tangki
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.