Penerapan pengaturan kendaraan sistem ganjil genap (gage) di Jakarta ditiadakan selama libur Lebaran 1447 Hijriah. Polisi meniadakan sistem gage mulai hari ini hingga 25 Maret mendatang.
"Kalau libur menyesuaikan tidak ada ganjil genap," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri kepada wartawan di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Sabtu (14/3/2026).
Asep mengatakan penerapan sistem gage menyesuaikan hari libur nasional termasuk saat libur Lebaran. "Tanggal 18 (Maret) sampai 25 (ditiadakan)," ujarnya.
Polda Metro Jaya mengerahkan 6.802 personel untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Ribuan personel tersebut disiagakan di berbagai titik strategis guna memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan mudik masyarakat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pihaknya juga telah menyiapkan puluhan pos pengamanan dan pelayanan untuk membantu masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Selain itu, pihaknya mendirikan posko pengamanan, posko pelayanan, hingga posko terpadu untuk membantu masyarakat selama mudik Lebaran. Total ada 68 posko di wilayah Polda Metro Jaya.
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan memberlakukan one way (satu arah) nasional arus mudik Lebaran 2026 per hari ini. One way akan dimulai pukul 10.00 pagi.
"Saya sudah koordinasi dengan Pak Menteri dengan Dirut Jasa Marga bahwa puncak arus mudik yang akan diperkirakan adalah tanggal 18 (Maret). Jadi tanggal 18 itu nanti antara jam 10.00 sampai jam 12.00 akan kita berlakukan one way nasional arus mudik," kata Kepala Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho saat meninjau KM 57 A ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek), Senin (16/3/2026) lalu.
(fca/fca)




