Struktur kepemilikan saham merupakan salah satu informasi penting dalam memahami komposisi investor dalam perusahaan terbuka. Dengan mengetahui struktur kepemilikan saham, investor dapat melihat siapa saja pemegang saham utama dalam suatu emiten, baik dari kalangan investor strategis, institusional, maupun investor individu.
Di Indonesia, perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) diwajibkan melaporkan perubahan kepemilikan saham secara berkala kepada publik. Data tersebut kemudian dicatat oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang bertugas sebagai lembaga penyimpanan efek nasional. Melalui sistem ini, publik dapat mengetahui daftar pemegang saham yang memiliki kepemilikan tertentu, termasuk pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1%.
Salah satu emiten yang memiliki struktur kepemilikan saham yang cukup menarik untuk dicermati adalah PT Merdeka Battery Materials Tbk dengan kode saham MBMA.
PT Merdeka Battery Materials Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan dan pengolahan bahan baku baterai kendaraan listrik. Perusahaan ini berfokus pada pengembangan rantai pasok bahan baku baterai berbasis nikel yang menjadi komponen penting dalam industri kendaraan listrik.
MBMA merupakan bagian dari ekosistem bisnis yang terkait dengan Merdeka Group, kelompok usaha yang memiliki portofolio bisnis di sektor pertambangan dan energi. Perusahaan ini mengembangkan berbagai proyek yang berkaitan dengan pengolahan nikel, produksi bahan baku baterai, serta pengembangan infrastruktur industri terkait.
Sebagai perusahaan terbuka yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, MBMA menerapkan prinsip transparansi serta tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance. Salah satu bentuk transparansi tersebut adalah dengan melaporkan struktur kepemilikan saham kepada publik secara berkala.
Ketentuan Pelaporan Struktur Kepemilikan Saham oleh BEIBursa Efek Indonesia mewajibkan setiap perusahaan tercatat untuk melaporkan perubahan kepemilikan saham secara berkala kepada publik. Ketentuan ini bertujuan menjaga transparansi pasar modal serta memberikan informasi yang jelas kepada investor mengenai komposisi pemegang saham suatu perusahaan.
Dalam praktiknya, pencatatan kepemilikan saham dilakukan melalui sistem yang dikelola oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Lembaga ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan efek secara kolektif sekaligus administrasi data kepemilikan saham perusahaan yang tercatat di pasar modal Indonesia.
Struktur Kepemilikan Saham MBMA di Atas 1%Berdasarkan data kepemilikan saham per 27 Februari 2026, berikut daftar pemegang saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dengan kepemilikan di atas 1%.
Berikut ini adalah profil pemegang saham MBMA dengan kepemilikan diatas 1%:
- PT Merdeka Energi Nusantara merupakan perusahaan yang berperan sebagai pemegang saham pengendali dalam struktur kepemilikan MBMA. Perusahaan ini merupakan bagian dari kelompok usaha Merdeka Group yang bergerak di sektor pertambangan dan energi.
- Huayou International (Hong Kong) merupakan perusahaan investasi yang terkait dengan Huayou Group, perusahaan yang bergerak di sektor pengolahan nikel dan bahan baku baterai. Perusahaan ini berbasis di Hong Kong dan memiliki keterlibatan dalam pengembangan industri baterai kendaraan listrik.
- PT Alam Permata Permai merupakan perusahaan domestik yang tercatat sebagai salah satu pemegang saham signifikan dalam MBMA. Entitas seperti ini biasanya berperan sebagai perusahaan investasi atau perusahaan yang memiliki keterkaitan dengan kelompok usaha utama perusahaan.
- PT Prima Alam Nusantara merupakan perusahaan yang memiliki aktivitas investasi pada berbagai sektor usaha, termasuk sektor sumber daya alam. Perusahaan ini tercatat sebagai salah satu investor yang memiliki kepemilikan saham signifikan dalam MBMA.
- Gosst Holdings Limited merupakan perusahaan investasi yang berbasis di British Virgin Islands. Perusahaan ini berperan sebagai kendaraan investasi (investment holding company) yang digunakan oleh investor global untuk mengelola portofolio investasi.
- Fortune Gems Investments Limited juga merupakan perusahaan investasi yang berbasis di British Virgin Islands. Ini adalah perusahaan holding yang berperan mengelola investasi pada berbagai perusahaan di sektor sumber daya alam.
- PT Bumi Cakrawala Indah merupakan perusahaan domestik yang tercatat sebagai pemegang saham dalam struktur kepemilikan MBMA. Perusahaan seperti ini biasanya memiliki aktivitas investasi atau kepemilikan saham pada berbagai perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan atau energi.
- Phillip Suwardi Purnama merupakan individu yang tercatat sebagai pemegang saham signifikan dalam MBMA. Pemegang saham individu seperti ini biasanya berasal dari kalangan investor atau pihak yang memiliki keterkaitan dengan manajemen perusahaan.
- Winata Kartono merupakan individu yang dikenal sebagai salah satu pendiri perusahaan teknologi di Indonesia dan juga aktif sebagai investor di berbagai perusahaan. Ia tercatat sebagai salah satu pemegang saham individu dalam MBMA.
- PT Suwarna Arta Mandiri merupakan perusahaan domestik yang bergerak di bidang investasi dan pengelolaan portofolio aset. Perusahaan ini tercatat sebagai salah satu pemegang saham dalam struktur kepemilikan MBMA.
- Edwin Soeryadjaya merupakan pengusaha Indonesia yang dikenal sebagai tokoh penting dalam industri investasi dan pertambangan. Ia merupakan salah satu pendiri Merdeka Group dan memiliki keterlibatan dalam berbagai perusahaan di sektor sumber daya alam.
- Sandpiper Global Fund merupakan perusahaan dana investasi global yang berbasis di Cayman Islands. Perusahaan ini fokus pada investasi di perusahaan-perusahaan dengan potensi pertumbuhan di pasar berkembang.
- Hard Wijaya Liong merupakan individu yang tercatat sebagai pemegang saham dalam struktur kepemilikan MBMA. Kepemilikan saham individu seperti ini menunjukkan adanya partisipasi investor domestik dalam perusahaan.




