Seskab Teddy Tinjau Kereta Ekonomi Kerakyatan di Pasar Senen, Tarif Turun-Kualitas Meningkat

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya meninjau langsung layanan kereta api kerakyatan menjelang arus mudik Lebaran 2026 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa, 17 Maret 2026.

Kunjungan Seskab Teddy merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk fokus pada pembenahan sektor perkeretaapian nasional dan  memastikan kualitas layanan transportasi publik semakin baik dan terjangkau bagi masyarakat.

Baca Juga :
Mudik Gratis BUMN 2026, Lebih dari 116 Ribu Pemudik Diberangkatkan
64 Ribu Orang Ikut Program Mudik Gratis, Dijamin Perlindungan Asuransi Rp20 Juta

"Saya diundang untuk mengecek semua fasilitas perkeretaapian. Jadi sesuai arahan Bapak Presiden, beliau fokus pembenahan kereta api. Nah inilah yang mau kita cek," kata Seskab Teddy di Stasiun Senen, Jakarta.

Seskab meninjau langsung ke dalam gerbong kereta untuk melihat fasilitas yang ada di dalamnya dan menyapa para pemudik. Dari pengamatannya, menyoroti peningkatan kualitas layanan pada kereta kerakyatan, baik dari sisi tarif maupun fasilitas.

Seskab Teddy Indra Wijaya meninjau arus mudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta
Photo :
  • Setkab RI

Menurut Teddy, harga tiket kereta api ekonomi kerakyatan untuk Jakarta-Yogyakarta mengalami penurunan signifikan menjadi Rp135 ribu hingga Rp175 ribu dari sebelumnya berkisar Rp225 ribu hingga Rp250 ribu.

Ia menyebut penurunan tarif tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan aksesibilitas transportasi publik sekaligus memperbaiki kualitas layanan perkeretaapian.

"Dulu harganya dari Jakarta ke Jogja itu sekitar Rp225.000 sampai Rp250.000. Tadi saya cek langsung ke pemudiknya, harganya turun cukup jauh, jadi antara Rp135.000 sampai Rp175.000," ujar Teddy 

Teddy menjelaskan, pembenahan sektor perkeretaapian merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang lebih terjangkau dan nyaman bagi masyarakat.

Selain harga yang lebih murah, peningkatan juga terlihat pada fasilitas di dalam kereta, seperti pendingin udara yang berfungsi dengan baik, kondisi toilet lebih bersih, dan desain tempat duduk yang tidak lagi saling berhadapan sehingga meningkatkan kenyamanan penumpang.

"Jadi harganya menurun, fasilitasnya meningkat. Tadi kalau lihat, AC-nya nyala, toiletnya bagus, kemudian tempat duduknya tidak hadap-hadapan. Ya nyamanlah, enam jam ke Jogja," ungkapnya

Teddy berharap perbaikan tarif dan fasilitas ini dapat mendorong lebih banyak masyarakat menggunakan transportasi kereta api, khususnya pada periode mudik, sekaligus meningkatkan kualitas layanan perkeretaapian nasional.

Baca Juga :
Wakapolri Ungkap Kondisi Terkini Mudik Merak–Bakauheni, Antrean Kendaraan Mulai Mengular
Mudik Nyaman Bersama Pegadaian, Lebih dari 4000 Pemudik Siap Berlebaran di Kampung Halaman
BPJS Ketenagakerjaan Membersamai Pekerja Pulang Kampung Lewat Program Mudik Gratis bersama Kementerian Ketenagakerjaan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Volume kendaraan arus mudik di Nagreg Bandung capai 65.435 kendaraan
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Ratusan WN Filipina Tinggalkan Timur Tengah di Tengah Perang AS-Israel Vs Iran
• 13 jam laludetik.com
thumb
Bansos Tahap II Diserahkan, Safrizal ZA: Aceh Timur Dapat Rp 100 M
• 16 jam lalujpnn.com
thumb
IHSG Berisiko Lanjut Koreksi ke 6.745 Hari Ini (17/3), Cermati Saham BBCA, INDY & TINS
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
4 Resep Olahan Daging Sapi untuk Lebaran ala Chef Devina Hermawan
• 12 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.