Bupati Bandung Siapkan Empat Langkah Atasi Banjir Bandang

republika.co.id
8 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG, – Pemerintah Kabupaten Bandung di bawah pimpinan Bupati Dadang Supriatna telah mengumumkan empat langkah strategis untuk mengatasi masalah banjir bandang di Desa Panyadap, Kecamatan Solokanjeruk. Bencana ini terjadi pada Kamis (12/3) akibat jebolnya tanggul Sungai Cisanggalah dan berdampak pada 47 kepala keluarga.

“Kalau tidak ada langkah-langkah strategis, saya yakin banjir bandang akan terus terjadi dan rumah warga tetap terdampak,” ujar Dadang dalam keterangan yang diterima di Bandung, Selasa.

Banjir tersebut dipicu oleh tanggul sepanjang empat meter dan tinggi satu meter yang jebol serta pendangkalan aliran sungai, sehingga air meluap ke permukiman padat penduduk.

Langkah pertama yang akan diambil adalah normalisasi Sungai Cisanggalah secara manual setelah Lebaran untuk mengurangi sedimentasi. Dadang menambahkan, instansi terkait telah diminta untuk berkoordinasi dalam menyelesaikan masalah ini.

“Pak Kadis PUTR (Pekerjaan Umum dan Tata Ruang) dan BBWS Citarum sudah saya instruksikan untuk segera koordinasi,” katanya.

/* Make the youtube video responsive */ .iframe-container{position:relative;width:100%;padding-bottom:56.25%;height:0 ;margin : 14px 0px 15px 0px}.iframe-container iframe{position:absolute;top:0;left:0;width:100%;height:100%}
.rec-desc {padding: 7px !important;}

Langkah kedua adalah penataan lebar aliran sungai menjadi delapan meter berdasarkan kesepakatan Musyawarah Desa, agar debit air dapat tertampung dengan baik. Langkah ketiga dan keempat mencakup pelibatan program pentahelix dengan masyarakat dan peninggian jembatan di atas Sungai Cisunggalah.

“Dengan begitu, penanganan lebih cepat dan permukiman warga lebih aman dari banjir,” tambahnya. Bupati juga menekankan pentingnya kesadaran warga dan koordinasi tokoh masyarakat agar normalisasi sungai berjalan efektif.

Program ini akan melibatkan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Bandung dan BBWS Citarum untuk memastikan penanganan pasca-banjir dilakukan secara terpadu. Semua langkah strategis ini bertujuan untuk meminimalisir risiko banjir bandang dan memastikan bantuan bagi warga terdampak segera tersalurkan.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Anomali Lelang KPK: Ponsel Biasa Laku Hampir Rp 60 Juta
• 8 jam laludetik.com
thumb
Jangan Berlebihan Makan Saat Lebaran, 4 Makanan Ini Bisa Bikin Sulit BAB
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Rumput Jelek JIS Jadi Penyebab Persija Gagal Menang 2 Kali
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Ga Ada Obat! SMA Labschool Kebayoran Sabet 2 Penghargaan di NTUMUN 2026 Singapura
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
RI Tetap Pegang Kesepakatan ART di Tengah Investigasi Dagang AS
• 22 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.